Bawaslu NTB Temukan Pendukung Paslon Bawa APK di Debat Perdana

  • 24 Okt 2024 12:43 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB menemukan sejumlah pendukung pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB membawa bahan kampanye saat debat perdana yang digelar di Hotel Lombok Raya, Rabu malam (23/10/2024). Beberapa bahan kampanye yang ditemukan berupa kipas dan stiker, yang seharusnya dilarang dalam acara tersebut.

Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri, mengungkapkan meskipun ada aturan yang melarang membawa bahan kampanye ke dalam arena debat, masih ditemukan pendukung yang melanggar aturan tersebut. "Ada beberapa catatan yang kami temukan, diaturannya itu tidak boleh membawa bahan kampanye, tapi masih ada yang bawa," ujar Hasan saat dikonfirmasi RRI usai acara debat.

Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri usai menonton debat perdana paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Rabu malam (23/10/2024). Foto: Halwi/RRI

Meski demikian, Hasan mengapresiasi penyelenggaraan debat oleh KPU NTB. Ia menyatakan pelaksanaan debat berjalan dengan baik, tanpa adanya serangan personal dari para kandidat, dan suasana tetap kondusif serta penuh kekeluargaan. “Kami mengapresiasi teman-teman KPU. Ini bagian dari mandat yang diberikan oleh aturan kampanye, yaitu debat yang difasilitasi oleh KPU. Materinya juga bagus, tidak ada yang menyerang soal personal, dan suasananya penuh kekeluargaan,” tambah Hasan.

Lebih lanjut, Bawaslu NTB juga belum menemukan adanya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun anggota TNI/Polri dalam debat perdana tersebut, yang juga dilarang berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan politik seperti debat calon. Hasan berharap agar dalam debat selanjutnya pendukung Paslon lebih tertib dan tidak terlalu banyak bersorak, karena yang dinilai dalam debat adalah gagasan, visi, dan misi yang disampaikan para kandidat.

“Untuk debat selanjutnya, kami harapkan para pendukung lebih tertib. Jangan terlalu bersorak-sorak, karena yang ingin dinilai adalah gagasan, visi, misi, program kerja, dan lain sebagainya,” pungkas Hasan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan debat perdana dinilai sudah berjalan dengan baik. Namun, Hasan menyarankan agar penataan ruang debat diperbaiki lagi ke depannya, guna menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi masyarakat untuk memahami visi dan misi para calon.

Debat berikutnya dijadwalkan pada 8 November dan 20 November 2024. Bawaslu berharap debat selanjutnya dapat berlangsung dengan lebih tertib dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta nilai-nilai demokrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....