Mahasiswa Didorong Tingkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

  • 16 Sep 2026 12:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, PURWOKERTO : Mahasiswa perlu meningkatkan literasi keuangan seiring berkembangnya transaksi digital dan layanan perbankan. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian HMPS Perbankan Syariah UIN Saizu Purwokerto melalui kegiatan Diklat Perbankan.

Ketua HMPS Perbankan Syariah UIN Saizu, Nahyan Nafi’i mengatakan, kemudahan transaksi digital perlu diimbangi dengan pemahaman keuangan yang memadai. “Dengan literasi kita lebih melek keuangan, lebih bijak juga dalam menggunakan keuangan,” ujarnya saat dialog di PRO 2 FM Purwokerto Selasa (15/09/26).

Menurut Nahyan, penggunaan layanan seperti QRIS dan transaksi tanpa uang tunai memang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut tetap harus disertai kemampuan mengatur pengeluaran agar tidak menimbulkan perilaku konsumtif.

Ia menilai, literasi keuangan juga penting untuk membantu mahasiswa memahami risiko layanan keuangan digital. “Judi online, pinjol itu juga sudah merajalela, banyak banget teman-teman yang mungkin masih terjerat,” katanya.

Sekretaris Kegiatan Diklat Perbankan, Dhiya Nur Aini menambahkan, keputusan keuangan tanpa pengetahuan yang cukup dapat menimbulkan masalah. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami risiko sebelum mengikuti investasi atau menggunakan layanan keuangan tertentu.

“Kalau kita praktik tapi tanpa literasi yang cukup, itu juga bisa membawa kita ke jurang bahaya,” ujar Dhiya. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak mengikuti tren investasi hanya karena takut tertinggal atau fear of missing out atau FOMO.

Melalui Diklat Perbankan, HMPS Perbankan Syariah UIN Saizu akan memberikan edukasi mengenai penggunaan mobile banking, QRIS, serta hal-hal yang perlu dihindari dalam transaksi digital. Kegiatan tersebut diharapkan membantu mahasiswa menjadi pengguna layanan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....