UIN SAIZU Bahas Peran Pendidikan dalam Membangun Relasi Antarbangsa

  • 19 Sep 2026 11:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto- Pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam membangun hubungan antarbangsa, tidak hanya melalui jalur diplomasi formal, tetapi juga melalui interaksi antarmasyarakat dan lembaga pendidikan. Hal tersebut disampaikan Direktur Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto, Prof. Dr. Moh. Roqib, M.Ag., dalam Eurasia International Public Lecture Series seri ketiga di Gedung Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto, Sabtu 19 September 2026. Roqib menjelaskan hubungan antarbangsa tidak hanya dibangun melalui diplomasi formal, tetapi juga melalui masyarakat, universitas, sekolah, organisasi keagamaan, budaya, bahasa, penelitian, dan pertukaran generasi muda.

"Pendidikan dapat berfungsi sebagai people-to-people diplomacy," katanya.

Menurutnya, pendidikan yang inklusif dan multikultural dapat membuka ruang mobilitas akademik melalui pertukaran mahasiswa serta kolaborasi pengetahuan melalui penelitian lintas negara. Peserta didik juga dapat berperan dalam diplomasi budaya dengan memperkenalkan budaya dan pengalaman keagamaan Indonesia kepada masyarakat internasional. Roqib menyebut pembangunan kepercayaan juga dapat diperkuat melalui interaksi langsung antarindividu dan antarkelompok.

"Interaksi langsung dapat membantu mengurangi stereotip dan prasangka terhadap kelompok lain," jelasnya.

Untuk memperkuat keterhubungan tersebut, Roqib mendorong pengembangan virtual international classroom dan international collaborative research di perguruan tinggi Islam. Riset kolaboratif dapat diarahkan pada isu gender dan pendidikan Islam, Islam dan budaya lokal, literasi keagamaan, pendidikan perdamaian, pendidikan multikultural, Islam dan masyarakat Asia, serta pendidikan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....