KPID Jawa Tengah Petakan Kondisi Lembaga Penyiaran lewat Program Stratifikasi

  • 05 Sep 2026 14:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah menggelar program Pemetaan dan Stratifikasi Lembaga Penyiaran se-Eks Karesidenan Banyumas di RRI Purwokerto pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemetaan di Jawa Tengah guna memotret kondisi riil serta kebutuhan lembaga penyiaran saat ini.

Komisioner KPID Jawa Tengah Korbid PKSP, Intan Nurlaili, S.Sos., menjelaskan bahwa stratifikasi bertujuan untuk mengelompokkan lembaga penyiaran berdasarkan potensi dan kondisi objektifnya. "Stratifikasi lembaga penyiaran ini adalah upaya kami untuk memetakan dan mengelompokkan teman-teman lembaga penyiaran sesuai dengan potensi dan kondisi saat ini. Kami menilai berbagai aspek mulai dari kelembagaan, kualitas program, SDM, hingga bisnisnya," ujar Intan.

Menurut Intan, penilaian menyeluruh tersebut penting dilakukan agar KPID Jateng dapat mengidentifikasi bentuk pendampingan serta langkah mitigasi yang tepat sesuai kebutuhan stasiun penyiaran. Pelaksanaan di RRI Purwokerto ini menjadi lokasi penutup dari rangkaian program yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah lain, seperti Semarang, Surakarta, dan Pati.

"Data ini nantinya melengkapi data kami terkait pemetaan secara menyeluruh. Selain untuk KPID, hasil pemetaan ini juga ditunggu oleh Komdigi sebagai bahan acuan landasan kebijakan," tambah Intan. KPID Jateng mencatat tingkat partisipasi lembaga penyiaran sejauh ini berada di angka sekitar 60 persen. Salah satu kendalanya adalah keraguan sebagian lembaga untuk membagikan data internal, serta keterwakilan peserta yang dominan masih di tingkat pengelola, belum menyentuh penentu kebijakan (top leader).

Pihak KPID menegaskan bahwa data yang terkumpul dijamin kerahasiaannya dan murni digunakan sebagai instrumen analisis pengembangan industri penyiaran. KPID pun tetap membuka kesempatan bagi lembaga penyiaran yang ingin menyusulkan datanya. Melalui program ini, KPID Jawa Tengah berharap seluruh lembaga penyiaran dapat terus bertumbuh secara profesional, kredibel, dan bertanggung jawab.

"Harapan kita teman-teman tetap bersemangat dengan kondisi yang ada. Kita ingin lembaga penyiaran bisa 'naik kelas', menjadi lebih profesional, kuat, kredibel, dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai pemegang frekuensi publik. Kekuatan itu tidak bisa dibangun sendiri, kita butuh kolaborasi bersama," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....