Pramuka Andalusia Kebasen Cetak Prestasi di tengah Kesibukan Santri
- 25 Agt 2026 11:26 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Menjadi santri sekaligus aktif dalam kegiatan Pramuka menuntut kemampuan mengatur waktu dan kedisiplinan yang tinggi. Kondisi tersebut dijalani anggota Pramuka SMA Islam Andalusia Kebasen, Banyumas yang harus membagi waktu antara kegiatan sekolah, mengaji, dan kepramukaan.
Hal tersebut dibahas dalam siaran Sore Ceria Pro 2 RRI Purwokerto bertema “Bukan Sekadar Pramuka: Cerita dan Prestasi Andalusia” pada Senin (24/08/205). Pembina Gudep Putri SMA Islam Andalusia, Vica Kusmiati, S.Pd., mengatakan padatnya aktivitas di lingkungan pesantren justru menjadi bagian dari proses pembentukan kedisiplinan anggota.
“Di sini kami alhamdulillah diberikan waktu yang memang dari sekolah kemudian dilanjutkan untuk mengaji. Jadi, di sela-sela waktu itu kakak-kakak yang ada di sini ini harus pintar-pintar membagi waktu karena tidak ada jeda sama sekali. Ibaratnya enggak ada waktu yang terbuang sia-sia karena semuanya itu produktif ya,” jelas Vica.
Hal senada disampaikan Pradana Putri Dewan Ambalan SMA Islam Andalusia, Nurin Saffana Syafika. Menurutnya, aktivitas yang padat membuat kemampuan manajemen waktu menjadi salah satu hal yang terus dilatih.
“Memang manajemen waktunya itu lebih bisa dilatih gitu loh. Benar-benar menantang banget,” ujar Nurin.
Di tengah tantangan tersebut, kegiatan Pramuka juga diarahkan untuk mendorong anggota mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Bidang Bina Prestasi Dewan
Ambalan menjadi salah satu bagian yang berperan mendorong anggota mengikuti berbagai perlombaan.
Kiran selaku bidang Bina Prestasi mengatakan, anggota tidak hanya diarahkan untuk berprestasi di lingkungan ambalan, tetapi juga mengikuti kompetisi di luar.
“Saya tuh membangun teman-teman anggota-anggota untuk gimana kegiatan berprestasi di ambalan atau di luar ambalan. Jadi kita juga mendorong anggota-anggota dan teman-teman semuanya itu untuk ikut lomba di luar ambalan juga,” tuturnya.
Upaya tersebut turut menghasilkan berbagai pencapaian. Jumlah anggota yang berhasil mencapai tingkat Pramuka Garuda meningkat dari satu orang pada 2022 menjadi 12 orang pada 2025.
Pangkalan SMA Islam Andalusia juga meraih juara tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) dalam kategori Gudep Mantap pada 2023. Dalam Gladi Yuda Birawa, anggota putra dan putri masing-masing meraih juara dua.
Prestasi lainnya diraih pada 2025 melalui perlombaan Kesatria Pandu. Tim putra berhasil meraih juara satu kategori Mini Pionering, sedangkan tim putri meraih juara dua. Pada tahun yang sama, pembina Gudep Putra, Atep Ridwan, meraih juara dua tingkat Cabang Banyumas sebagai Pembina Inovatif dan Berdedikasi.
Selain mengejar prestasi, pembinaan Pramuka di SMA Islam Andalusia juga menekankan pembentukan karakter. Vica menyebut semangat dan disiplin menjadi nilai yang terus ditanamkan, sekaligus disesuaikan dengan lingkungan pondok pesantren.
“Value-nya sudah pasti semangatnya, disiplinnya. Oke, apa yang sudah di lingkungan kita. Kita berada di lingkungan pondok pesantren dan alhamdulillah kita di Pramuka ini kan satuan terpisah, Kak,” ungkapnya. (Fauziyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....