KKN 25 UIN Saizu Purwokerto Gandeng Akademisi Edukasi Siswa Cegah Bullying

  • 25 Agt 2026 08:30 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto baru-baru ini menggelar Seminar Edukasi Pencegahan Bullying bersama siswa-siswi dan guru SD Negeri Gumelar Lor,Kecamatan Tambak,Kabupaten Banyumas,Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan diikuti oleh 101 siswa-siswi serta guru dan berlangsung di Pendopo Balai Desa Gumelar Lor,Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam seminar menghadirkan ini Ibu Wahyu Purwasih, M.Pd. dosen UIN Prof.K.H. Saiffuddin Zuhri Purwokerto, Fakultas Tarbiyah, Program Studi PIAUD, sebagai narasumber. Dalam penyampaian materi, peserta diajak memahami pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat serta menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman.

"Melalui kegiatan ini, saya mengajak siswa untuk memahami pentingnya menjaga hubungan pertemanan yang sehat dan menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman" ujar Ibu Wahyu.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa siswa memberanikan diri maju ke depan untuk menyampaikan pertanyaan. Keberanian tersebut kemudian diapresiasi oleh tim KKN dan pemateri dengan memberikan bingkisan hadiah kepada siswa.

Suasana kegiatan semakin interaktif saat memasuki sesi refleksi diri melalui sharing session. Dalam sesi ini, siswa-siswi diberikan ruang secara terbuka untuk menceritakan pengalaman emosional yang pernah mereka alami, baik sebagai korban maupun pelaku bullying.

Kegiatan seminar ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SD Negeri Gumelar Lor ibu Nina mengatakan kegiaran sharing session dapat menjadi sarana tepat bagi siswa dalam menyampaikan pengalaman yang pernah mereka alami.

"Menurut saya, sharing session ini menjadi ruang bagi siswa untuk berani menceritakan pengalaman yang mereka alami sehingga mereka dapat memahami bahwa setiap tindakan yang dilakukan kepada teman memiliki dampak" ujar Ibu Nina

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto juga berupaya mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman. Edukasi juga diarahkan untuk menghentikan normalisasi gaya bercanda yang berlebihan karena dapat menyakiti perasaan dan memengaruhi kondisi emosional teman.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan ice breaking dan Pohon Cerita. Melalui Pohon Cerita, siswa diajak untuk berani mengenali dan menceritakan pengalaman yang mereka miliki dalam kehidupan bersama teman.

Siswa menuliskan cerita atau pengalaman mereka pada sticky note yang kemudian ditempelkan pada Pohon Cerita. Aksi tersebut menjadi simbol penutup kegiatan sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian Seminar Edukasi Anti-Bullying yang diselenggarakan mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto di Desa Gumelar Lor.

Melalui Seminar Edukasi Anti-Bullying ini, mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran untuk saling menghargai dan menjaga perasaan teman diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....