KKN UIN Saizu Bagikan 100 Al-Qur'an untuk TPQ di Desa Karangjati

  • 20 Agt 2026 14:11 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Setiap ayat yang dibaca adalah pembelajaran, setiap huruf yang dilafalkan adalah kebaikan. Berangkat dari semangat menghadirkan manfaat yang dapat terus mengalir, mahasiswa KKN Universitas Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto Kelompok 077 menyalurkan 100 Al-Qur’an kepada enam Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Karangjati, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, pada Selasa dan Rabu, (18-19/8/2026).

Wakaf tersebut disalurkan kepada TPQ An Nur Assholihin (RT 03/RW 01), TPQ Baitussalam (RT 01/RW 01), TPQ Masjid Baiturrohman (RT 01/RW 04), TPQ Jami Al Muttaqin (RW 02), TPQ Al Barakah Sidomakmur (RW 05), dan TPQ Alfiaturrosyad (RW 05).

Penyerahan dilakukan secara langsung kepada para ustaz dan ustazah di masing-masing TPQ untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an para santri. Program ini lahir dari keinginan mahasiswa KKN Kelompok 077 untuk meninggalkan sesuatu yang tidak berhenti pada masa pengabdian mereka di Desa Karangjati.

Al-Qur’an dipilih karena satu mushaf dapat terus digunakan berulang kali, menemani anak-anak belajar membaca, menghafal, memahami, dan mencintai Al-Qur’an. Dari sanalah manfaat wakaf diharapkan terus tumbuh, bahkan ketika mahasiswa telah kembali meninggalkan desa.

Penyaluran dilakukan dengan mendatangi setiap TPQ secara langsung. Mahasiswa menyerahkan Al-Qur’an sekaligus berinteraksi dengan para pengajar mengenai kegiatan pembelajaran yang berlangsung.

Bagi para santri, bantuan tersebut menjadi tambahan sarana untuk belajar mengaji; sementara bagi para pengajar, kehadiran wakaf Al-Qur’an menjadi dukungan dalam menjalankan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Rusmini selaku ustazah TPQ Al Barakah Sidomakmur, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. Ia berharap manfaat dari wakaf tersebut tidak hanya dirasakan oleh para santri saat ini, tetapi terus mengalir kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian di dalamnya.

“Ini sangat bermanfaat, semoga dapat menjadi amal jariah bagi kita semua yang akan terus mengalir seperti air zam-zam,” ungkap Rusmini.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 077, nilai dari kegiatan ini bukan terletak pada jumlah Al-Qur’an yang disalurkan, melainkan pada kebaikan yang mungkin lahir setelahnya.

Satu mushaf dapat dibaca oleh banyak santri, digunakan untuk mengajarkan banyak ayat, dan menjadi bagian dari perjalanan belajar generasi demi generasi.

Dengan demikian, wakaf tersebut diharapkan tidak berhenti pada hari penyerahan, tetapi terus hidup melalui setiap ayat yang dibaca dan setiap ilmu yang diajarkan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UIN Saizu Kelompok 077 berupaya menjadikan pengabdian sebagai bagian dari kebaikan yang berkelanjutan.

100 Al-Qur’an telah diserahkan, tetapi harapannya jauh lebih besar: agar dari setiap mushaf yang dibaca di enam TPQ Desa Karangjati, tumbuh ilmu, kecintaan kepada Al-Qur’an, dan amal jariah yang terus mengalir bagi semua yang terlibat. (Vanza Serliana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....