Jangan Salah Artikan Loyalitas, Perusahaan Perlu Jaga Beban Kerja Karyawan
- 14 Agt 2026 22:27 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Praktisi psikologi mengingatkan perusahaan agar tidak memanfaatkan loyalitas pekerja secara berlebihan hingga mengarah pada tindakan eksploitasi. Pimpinan organisasi dituntut menjaga keseimbangan antara beban kerja dan pemenuhan hak normatif karyawan.
Hal tersebut disampaikan dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr. Ugung Dwi Ario W.,M.Psi, dalam siaran Ruang Psikologi Pro 1 RRI Purwokerto awal pekan ini. Menurut Ugung sikap loyal pegawai kerap disalahartikan melalui pemberian tugas yang melebihi kapasitas kerja.
Ugung menambahkan, eksploitasi kerja umumnya ditandai dengan adanya ketimpangan kuasa antara pekerja dan pemberi kerja, beban kerja berlebihan, serta pengabaian terhadap batas waktu pribadi karyawan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian perusahaan agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
Ia menjelaskan, beban kerja yang tidak terkendali dapat berdampak terhadap kondisi psikologis pekerja. Tekanan berkepanjangan berpotensi memicu kejenuhan ekstrem atau burnout, gangguan kecemasan, hingga meningkatkan keinginan karyawan untuk mengundurkan diri.
"Loyalitas karyawan harus dihargai lewat kompensasi kerja lembur yang sesuai aturan, perusahaan wajib melakukan analisis beban kerja berkala agar penugasan staf tetap rasional," jelas Ugung.
Ia menambahkan, keterlibatan pegawai dalam tugas tambahan di luar uraian pekerjaan sebaiknya dilandasi kesepakatan tertulis yang jelas. Dengan demikian, pekerja maupun perusahaan memiliki pemahaman yang sama mengenai tanggung jawab, waktu kerja, serta bentuk kompensasi yang diberikan.
Di sisi lain, pekerja juga diharapkan memahami kondisi darurat yang dihadapi organisasi tanpa mengabaikan kesehatan mental dan batas kemampuan diri. Sikap saling memahami antara pekerja dan perusahaan diperlukan agar kebutuhan organisasi tetap dapat dipenuhi tanpa mengorbankan kesejahteraan karyawan.
Ugung menilai komunikasi terbuka antara atasan dan bawahan menjadi salah satu kunci dalam menyelesaikan persoalan beban kerja di lingkungan kantor. Hubungan timbal balik yang sehat dan penghargaan terhadap hak pekerja diharapkan dapat menciptakan iklim kerja yang produktif serta berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....