Maksimalkan Prestasi sejak Mahasiswa Baru: Tips Produktif sejak Awal Kuliah
- 14 Agt 2026 18:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Masa menjadi mahasiswa baru menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai potensi, membangun relasi, sekaligus mulai menentukan arah prestasi yang ingin diraih. Hal tersebut dibahas dalam program Academic Forum Pro 2 RRI Purwokerto edisi Kamis (13/8/2026) masih bersama Muhammad Yusuf Habibi.
Habibi yang telah menjalani enam semester perkuliahan menilai mahasiswa baru perlu memiliki target sejak awal. Menurutnya, semester pertama menjadi waktu yang tepat untuk mengenali potensi diri karena beban perkuliahan umumnya belum terlalu berat.
“Jadi penting banget untuk teman-teman MABA itu harus punya keinginan dan semangat,” ujar Habibi.
Ia menjelaskan, mahasiswa tidak perlu langsung berorientasi pada kemenangan ketika mengikuti berbagai kegiatan. Hal yang lebih penting adalah mengetahui keterampilan dan bidang apa yang ingin dipelajari. Dengan banyaknya pilihan organisasi, komunitas, perlombaan, penelitian, hingga kegiatan pengabdian, mahasiswa perlu mampu menentukan prioritas sesuai tujuan.
Habibi menyebut setidaknya ada lima hal yang perlu diperhatikan mahasiswa baru untuk mengembangkan prestasi, yakni memiliki target yang jelas, menemukan tutor atau pembimbing, konsisten, memiliki mental tahan banting, serta membagikan ilmu kepada mahasiswa lain.
“Yang pertama tadi terkait dengan kalian harus punya targeting yang jelas, yang kemudian kalian harus punya tutor yang bimbing, terus yang ketiga harus konsisten,” katanya.
Menurut Habibi, keberadaan mentor penting karena mahasiswa baru memasuki lingkungan yang berbeda dari masa sekolah. Dosen, kakak tingkat, maupun orang yang lebih berpengalaman dapat membantu mahasiswa memahami jalur yang harus ditempuh serta mengantisipasi berbagai kendala.
Selain target dan mentor, mahasiswa juga perlu membangun keberanian untuk mencoba. Habibi mengaku pernah merasakan ketakutan ketika pertama kali mengikuti perlombaan. Namun, dukungan dari lingkungan membuatnya berani mengambil kesempatan.
Ia menceritakan pengalaman mengikuti lomba tingkat nasional saat masih semester pertama. Dari 76 tim peserta, timnya berhasil lolos hingga tahap final dan meraih juara tiga nasional di Universitas Brawijaya Malang. Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang membuatnya semakin yakin untuk mengambil peluang.
Habibi berharap mahasiswa baru berani memulai, memperluas wawasan, membangun relasi, dan tidak berhenti hanya karena mengalami kegagalan. Baginya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga keberanian mengambil kesempatan, konsistensi, serta lingkungan yang mendukung. (Safira)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....