Mahasiswa KKN UIN SAIZU Edukasi Pengolahan Minyak Jelantah
- 12 Agt 2026 11:43 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto-Limbah minyak jelantah yang selama ini kerap dibuang begitu saja ternyata masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna. Hal itu disosialisasikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto kepada perwakilan ibu-ibu Dawis antardusun di Desa Dermasari, Kabupaten Banjarnegara.
Sosialisasi yang digelar Senin,{ 10/08) 2026 di Aula Balai Desa Dermasari tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai dampak pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, baik ke tanah maupun saluran air. Selain berpotensi mencemari lingkungan, minyak jelantah juga dapat menyebabkan saluran air tersumbat.
Mahasiswa KKN kemudian memperkenalkan dua alternatif pemanfaatan minyak jelantah, yakni mengolahnya menjadi sabun batangan dan lilin aromaterapi.
"Minyak jelantah sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Jadi, tidak harus langsung dibuang karena dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat," ujar Nida Azami mahasiswa UIN Saizu.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memisahkan minyak jelantah dari sampah rumah tangga lainnya. Minyak bekas memasak tersebut dianjurkan dikumpulkan terlebih dahulu dalam wadah tertutup sebelum melalui proses pengolahan.
Antusiasme peserta terlihat dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan, mulai dari cara mengumpulkan minyak jelantah hingga tahapan pengolahannya menjadi sabun dan lilin aromaterapi.
"Harapannya, masyarakat tidak lagi memandang minyak jelantah hanya sebagai limbah, tetapi juga melihat ada peluang untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi," lanjut Nida.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN SAIZU berharap kesadaran masyarakat Desa Dermasari terhadap pengelolaan limbah rumah tangga semakin meningkat. Pemanfaatan minyak jelantah juga diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Nida Azami)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....