KKN UIN Saizu Gelar Pelatihan Konten Kreatif untuk Pemuda Desa Giyanti
- 10 Agt 2026 10:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen – Media sosial kini bukan sekadar tempat berbagi cerita, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk mengenalkan potensi desa. Hal itu dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 116 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto melalui Workshop Pengelolaan Media Sosial bagi pemuda di Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ini mempertemukan pemuda dari berbagai organisasi, seperti IPNU, IPPNU, IKRA, dan Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana). Dengan menghadirkan tiga pemateri, yakni Anisa Sasi Ramadani yang membawakan materi editing video menggunakan CapCut, Rifqi Dwi dengan pelatihan Canva, serta Rayhan Anugerah yang mengenalkan Basic Social Media Specialist.
Anisa mengajak peserta belajar mengolah video mulai dari memotong, menambahkan teks, musik, transisi, hingga mengatur kecepatan.
“CapCut dapat menjadi pilihan bagi pemula karena fitur dasarnya cukup mudah dipelajari dan dapat digunakan untuk membuat konten yang menarik,” ujar Anisa.
Selanjutnya, Rifqi mengajak peserta membuat desain menggunakan Canva dengan memperhatikan warna, tulisan, elemen, dan identitas visual agar pesan mudah dipahami.
“Desain yang baik bukan hanya tentang tampilan yang menarik, tetapi juga harus memiliki keterbacaan, konsistensi, dan ciri khas agar pesan dapat tersampaikan dengan jelas,” jelas Rifqi.
Selanjutnya, Rayhan Anugerah membawakan materi Basic Social Media Specialist: “From Posting Content to Managing Digital Presence”. Peserta diajak memahami cara merencanakan, membuat, mengunggah, hingga mengevaluasi konten media sosial.
“Pengelolaan media sosial bukan hanya soal posting konten, tetapi bagaimana kita merencanakan, membuat, mempublikasikan, berinteraksi dengan audiens, dan melakukan evaluasi,” ungkap Rayhan.
Pelatihan ini tidak hanya menjadi tempat belajar membuat konten, tetapi juga ruang bertemunya pemuda dari berbagai organisasi dan latar belakang agama. Dari sini, mereka belajar saling mengenal, bertukar ide, dan membangun kolaborasi.
Bekal tersebut diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Para pemuda bisa terus menggunakannya untuk mengelola media sosial organisasi sekaligus mengangkat cerita dan potensi Desa Giyanti, mulai dari UMKM, budaya, hingga aktivitas warganya.
Lewat media sosial, mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 116 UIN Saizu berharap cerita dan potensi Giyanti bisa semakin dikenal lebih luas. (Anisa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....