Bunga Artificial Jadi Pilihan Pebisnis Dekorasi karena Lebih Awet dan Ekonomis

  • 24 Jun 2026 08:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID ,Purwokerto– Bunga artificial semakin diminati pelaku usaha dekorasi pernikahan karena dinilai lebih awet, ekonomis, dan dapat digunakan berulang kali dibandingkan bunga segar.

Owner Pusat Bunga Purbalingga, Meli Anawati, mengatakan tren penggunaan bunga artificial terus meningkat seiring kebutuhan dekorasi yang mengutamakan efisiensi biaya tanpa mengurangi nilai estetika.

Menurutnya, jenis bunga berukuran besar seperti mawar, anggrek, dan hortensia menjadi produk yang paling banyak dicari karena mampu menutup area dekorasi dengan lebih cepat.

“Untuk dekorasi pelaminan, bunga ukuran besar lebih diminati karena lebih efektif dan ekonomis bagi penyedia jasa dekorasi,” katanya dalam program Ekonomi Digital RRI Pro 1 Purwokerto.

Selain faktor ketahanan, variasi warna yang lebih beragam menjadi keunggulan lain bunga artificial. Pada pertengahan 2026, tren pasar didominasi warna bernuansa hijau, merah marun, hijau emerald, dan cokelat mahogany.

Di balik peluang pasar yang besar, Meli mengakui pengelolaan stok menjadi tantangan utama dalam menjalankan usaha tersebut. Permintaan yang tinggi sering kali membuat pelaku usaha harus bersaing mendapatkan pasokan dari pemasok.

Tantangan lain muncul pada proses distribusi, terutama pengiriman ke luar pulau yang membutuhkan penanganan khusus agar bentuk bunga tidak rusak selama perjalanan.

Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, pihaknya menerapkan pengawasan kualitas secara ketat, mulai dari pemilihan produk hingga proses pengemasan. Selain itu, informasi warna dan spesifikasi produk disampaikan secara detail agar sesuai dengan ekspektasi pembeli.

Meli menegaskan kejujuran dan konsistensi menjadi modal penting dalam membangun usaha jangka panjang. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani berwirausaha dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....