Mengenal Rukhsah: Keringanan Syariat Islam yang Penuh Kasih Sayang
- 14 Jun 2026 08:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Rukhsah adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya, yaitu keringanan dalam melaksanakan ibadah ketika ada udzur atau kesulitan. Rukhsah merupakan penghapusan atau pengurangan kewajiban ibadah karena adanya kesulitan atau halangan.
Ustaz Drs. Daliman, M.Pd dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto, mengungkapkan bahwa Allah SWT memberikan ujian kepada manusia sesuai dengan kemampuannya. Hal ini sejalan dengan Al-Baqarah ayat 286 yang menjelaskan bahwa Allah tidak memberikan kesulitan pada hamba-Nya melebihi batas kemampuan. Namun, manusia merupakan makhluk yang lemah dan memiliki keterbatasan dalam menjalankan hukum-hukum Allah SWT.
Pada kondisi tertentu seperti sakit, dalam keadaan bepergian, atau bencana, membuat manusia mengalami kendala dalam beribadah. Namun, Allah SWT memberikan keringanan yang dalam Islam disebut Rukhsah.
Rukhsah merupakan keringanan yang diberikan Allah SWT ketika seseorang tidak mampu menjalankan perintah-Nya.
Terdapat beberapa golongan yang mendapatkan rukhsah, di antaranya yaitu musafir. Musafir memperoleh keringanan dalam melakukan thaharah, bersuci, berwudhu, menjalankan shalat, serta berpuasa. Selain itu, orang yang sakit juga mendapat keringanan seperti diperbolehkan tayamum dan shalat tanpa berdiri apabila tidak memungkinkan.
Orang yang sedang mengalami kesulitan tertentu juga mendapatkan rukhsah. Misalnya kesulitan dalam mendapatkan air atau dalam kendaraan seperti kereta atau pesawat. Apabila dalam kondisi tersebut diperbolehkan untuk shalat dalam keadaan duduk.
“Orang yang belum memahami ajaran agama akan mendapatkan keringanan. Hal tersebut disebabkan kekeliruan yang dilakukan merupakan akibat dari ketidaktahuan, sehingga dimaafkan oleh Allah SWT. Namun, mereka tetap diwajibkan untuk belajar,” kata Ustaz Daliman.
Rukhsah juga berlaku bagi orang yang lupa. Seseorang yang lupa melaksanakan shalat pada waktunya diperbolehkan untuk mengerjakannya di luar waktu tersebut. Begitu juga pada seseorang yang lupa minum ketika berpuasa, maka tidak dikatakan batal karena dilakukan tanpa sengaja.
“Seseorang yang mendapatkan rukhsah berarti ia mendapatkan kemurahan dan anugerah dari Allah SWT. Oleh sebab itu, manusia tetap dapat mendekatkan diri kepada Allah walaupun berada dalam keadaan sulit. Bahkan, jika seseorang memiliki pekerjaan yang berat dan tidak memungkinkan berpuasa, maka ia diperbolehkan untuk tidak menjalankan puasa. Namun, tetap diwajibkan untuk menggantinya melalui fidyah,” tambahnya.
Keringanan yang telah Allah SWT berikan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Karena rukhsah menjadi suatu bentuk kasih sayang dari Allah swt pada hamba-Nya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....