Niat Baik Menutupi Dosa dengan Menggunakan Amal Shalih
- 27 Mei 2026 11:10 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Setiap manusia secara kodrat dipastikan pernah melakukan kesalahan serta tidak akan pernah luput dari perbuatan dosa sepanjang perjalanan hidupnya di dunia. Walaupun demikian, Allah SWT senantiasa membuka lebar pintu ampunan-Nya melalui berbagai jalan spiritual, salah satunya dengan konsisten menutupi perbuatan buruk dengan amalan kebajikan.
Ustaz K.H. Mintaraga Eman Surya, Lc., M.A dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto menjelaskan tema mengenai pentingnya menutupi watak buruk serta dosa-dosa masa lalu lewat tumpukan amal shalih harian.
“Aktivitas memperbanyak kuantitas ibadah sejatinya merupakan sebuah seni tersendiri dari seorang hamba untuk merayu rida dan kasih sayang Allah SWT,” ungkapnya.
Tingkatan kualitas keimanan seseorang dalam menjalankan ibadah terbagi menjadi tiga kategori, yaitu abid yang sekadar menggugurkan kewajiban, tajir yang berorientasi pahala, serta syakir. Tingkatan syakir atau hamba yang bersyukur merupakan kasta tertinggi karena seseorang beribadah atas dasar kesadaran penuh akan butuhnya jiwa terhadap bimbingan sang pencipta.
Beliau juga mengingatkan kepada umat Islam untuk tidak memiliki sifat sombong atau merasa terlalu percaya diri bahwa amalan yang dibuat sudah pasti menjamin masuk surga. Di sisi lain, seorang pendosa besar sekalipun dilarang keras untuk berputus asa dari rahmat Allah karena luasnya ampunan tulus yang disediakan bagi hamba yang mau berbenah.
Umat muslim diajak untuk senantiasa menyeimbangkan antara rasa berharap pada ampunan disertai rasa cemas jika amalan harian mereka tidak diterima. Dengan pemahaman keagamaan yang utuh dan penataan niat yang bersih, kita diharapkan mampu menjadi pribadi yang jauh lebih mulia. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....