Meluruskan Pemahaman Poligami Rasulullah SAW dan Hikmahnya

  • 22 Mei 2026 14:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Poligami yang dilakukan oleh Rasulullah SAW sering kali disalahpahami secara sempit oleh sebagian kalangan karena hanya dinilai berdasarkan jumlah pernikahan belaka. Padahal, jika ditinjau dari rekam jejak sejarah, seluruh pernikahan beliau sarat akan misi dakwah, perlindungan sosial, pendidikan, hingga strategi penguatan umat Islam pada masa awal perkembangannya.

Dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto bersama Ustazah Hj. Sri Ningsih, S.Pd., M.Si. yang kali ini membahas “Poligami Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam dan Hikmahnya Bagian 1”.

“Pernikahan Rasulullah sama sekali tidak didasarkan atas dorongan hawa nafsu atau syahwat semata. Fakta sejarah membuktikan bahwa selama 25 tahun masa pernikahan dengan Khadijah binti Khuwailid yang berstatus janda berusia lebih tua, beliau hidup dengan setia dalam pernikahan monogami,” ucap Ustazah Ning.

Pasca-wafatnya Khadijah, Rasulullah baru memutuskan menikah lagi setelah melewati masa kedukaan yang cukup lama dengan menikahi janda lanjut usia asal Habasyah bernama Saudah binti Zam'ah. Langkah itu diambil murni untuk menolong serta memuliakan Saudah yang sebatang kara setelah ditinggal wafat oleh suaminya di tanah hijrah.

“Pernikahan selanjutnya dengan Aisyah binti Abu Bakar mempunyai tujuan syariat untuk merekatkan hubungan emosional dengan sahabat karibnya. Berbeda dengan kebiasaan poligami masa kini yang cenderung pilih-pilih, Rasulullah mencontohkan bahwa poligami yakni sarana pengorbanan sosial dan penegakan hukum Islam yang berkeadilan,” lanjutnya.

Ustazah Ning juga mengingatkan para suami untuk berpikir mendalam dan tidak sembarangan menggunakan alasan sunah rasul demi memenuhi ego pribadi tanpa memahami syarat keadilan yang berat. Pemahaman yang utuh mengenai sirah nabawiyah ini diharapkan dapat membersihkan prasangka buruk serta menumbuhkan rasa hormat yang tinggi terhadap kesucian rumah tangga Rasulullah. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....