Fenomena Meme, Cara Baru Generasi Muda Redakan Frustasi
- 21 Mei 2026 16:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Fenomena penggunaan meme di media sosial kini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana generasi muda melampiaskan rasa stres dan frustasi. Hal tersebut disampaikan dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Ahmad Fauzan I., S.Psi., M.A dalam dialog Jaga Malam Curhatnya Pro 2 FM RRI Purwokerto, Selasa (19/05/26).
Menurut Ahmad, kebiasaan masyarakat digital yang setiap hari terpapar media sosial membuat meme berkembang menjadi media ekspresi emosional. Berbagai tekanan kecil seperti tugas menumpuk, konflik pekerjaan, hingga situasi sosial yang tidak menyenangkan, perlahan memicu rasa frustrasi yang kemudian disalurkan lewat meme.
Ia menjelaskan, meme menjadi cara sederhana bagi seseorang untuk mengekspresikan emosi negatif seperti kecewa, sedih, marah, hingga galau. Bahkan, bentuk-bentuk meme seperti stiker sindiran, video lucu, hingga komentar satir kini menjadi bagian dari budaya komunikasi generasi muda.
“Frustrasi itu muncul ketika harapan dan kenyataan tidak sesuai. Karena perasaan itu tidak nyaman, manusia butuh menyalurkannya. Sekarang, media sosial menjadi ruang pelampiasannya,” jelasnya.
Menurutnya, fenomena meme juga merupakan bentuk adaptasi sosial budaya masyarakat digital. Dari awalnya berupa komik sederhana di media sosial, kini meme berkembang menjadi video pendek, reaction content, hingga potongan gambar dengan teks yang mudah dipahami dan cepat viral.
Meski demikian, Ahmad Fauzan menegaskan bahwa meme bukanlah terapi utama untuk mengatasi stres. Meme hanya menjadi bentuk coping mechanism atau cara sementara untuk meredakan tekanan emosional.
Ia menilai, penggunaan humor dalam meme membuat seseorang merasa masalah hidupnya lebih ringan karena bisa ditertawakan bersama banyak orang yang mengalami hal serupa.
“Kadang orang merasa hidupnya pahit, tapi ketika dibikin lucu lewat meme, rasanya jadi lebih ringan karena ternyata banyak yang relate,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....