Anak Muda Punya Peran Penting dalam Pemberdayaan Masyarakat

  • 06 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan keterlibatan langsung di lingkungan sekitar. Hal tersebut disampaikan tiga mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kemal Zia'ul Umam, Tegar Dewa Anggoro, dan Vivaldi Riandika Sasmita, dalam siaran Curhatnya Pro 2 RRI Purwokerto.

Menurut Vivaldi, pemberdayaan bukan sekedar memberikan bantuan, melainkan menggali potensi yang dimiliki individu maupun sekelompok masyarakat agar mampu berkembang dan mandiri. Dengan demikian, program pemberdayaan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Selaras dengan hal itu, Kemal mengibaratkan pemberdayaan seperti mengajarkan seseorang memancing. "Kita bukan memberikan ikannya, tetapi mengajarkan cara memancing dan memberikan kail agar masyarakat tidak bergantung kepada pihak lain," ujarnya.

Kemal menambahkan, generasi muda memiliki modal yang besar sebagai agent of change atau agen perubahan. Selain memiliki energi dan semangat yang tinggi, generasi muda juga dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Berbagai bentuk kontribusi tersebut telah diwujudkan melalui pelatihan digitalisasi UMKM, pelatihan penggunaan WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan pemasaran, pemberdayaan Posyandu, hingga pendampingan kesehatan mental dan kesiapan kerja bagi anak-anak panti asuhan. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat mengembangkan potensi serta meningkatkan kemandirian.

Di akhir perbincangan, ketiga narasumber mengajak generasi muda untuk berani mengambil langkah pertama dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Menurut Tegar, perubahan tidak akan terjadi jika anak muda tidak berani memulai. "Yang penting mulai dulu saja," ujarnya. Vivaldi menambahkan pentingnya percaya pada setiap proses yang dijalani. Sementara itu, Kemal menutup dengan pesan, "Jadilah agen perubahan, bukan agen rebahan." (Kartika)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....