Kejari Banyumas Ingatkan Bahaya Narkotika di Lingkungan Masyarakat

  • 11 Mei 2026 13:46 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID. Puwokerto - Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Selain merusak kesehatan, narkotika juga dinilai dapat menghancurkan masa depan generasi muda serta memicu tindak kriminalitas. Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyumas, Angkat Poenta P., S.H., M.H., dalam program “Dialog Jaksa Menyapa” Pro 1 RRI Purwokerto.

Dalam dialog bertema “Kejari Banyumas: Narkotika”, Angkat Poenta menjelaskan bahwa peredaran narkotika saat ini menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja dan pelajar. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi dan pengawasan lingkungan.

“Narkotika tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan masa depan seseorang,” ujarnya dalam siaran tersebut.

Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Ia mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap perubahan perilaku anggota keluarga maupun lingkungan sekitar yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Pengawasan dan komunikasi yang baik menjadi langkah penting agar generasi muda tidak terjerumus narkotika,” katanya.

Selain pendekatan hukum, Kejaksaan juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika dan konsekuensi hukumnya. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Banyumas.

Angkat Poenta menambahkan, masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

“Perlu ada kepedulian bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika demi melindungi generasi muda,” ucapnya.

Pemerintah dan aparat penegak hukum terus mengingatkan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....