Circle Pertemanan Bisa Bentuk Kepribadian Anak Muda
- 11 Mei 2026 11:23 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Lingkaran atau circle pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian anak muda. Lingkungan sosial yang sehat dapat mendorong seseorang berkembang secara positif, namun circle yang kurang tepat juga berisiko membawa pengaruh negatif terhadap pola pikir maupun perilaku.
Circle pertemanan sering kali menjadi tempat seseorang belajar beradaptasi, mencari identitas diri, hingga membangun rasa percaya diri. Karena itu, pilihan lingkungan sosial menjadi hal penting agar seseorang mendapat dukungan yang sehat.
Masa remaja dan dewasa muda merupakan fase ketika seseorang sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar, terutama teman sebaya. Pengaruh teman sebaya atau peer pressure kerap muncul tanpa disadari. Seseorang bisa terdorong mengikuti gaya hidup, kebiasaan, bahkan keputusan tertentu hanya karena ingin diterima dalam kelompok.
“Lingkungan pertemanan bisa merubah cara berpikir, cara merespon, bahkan kepercayaan diri seseorang. Karena itu penting memilih circle yang memberi dampak positif,” ujar Uswatun Hasanah. S.Psi.,M.A, Dosen Fakultas Psikologi UMP dalam Curhatnya Pro 2.
Selain itu, perkembangan media sosial juga membuat tekanan pertemanan semakin luas. Anak muda tidak hanya ingin diterima di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital. Kondisi ini kadang memicu keinginan untuk selalu terlihat sempurna atau mengikuti tren tertentu.
Oleh karena itu, anak muda harus tetap memiliki batasan dan prinsip pribadi dalam bergaul. Berteman dengan banyak orang dinilai baik, namun seseorang tetap perlu mampu menilai mana hubungan yang sehat dan mana yang justru merugikan diri sendiri. (Dwinanda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....