Jurnalisme Warga Dinilai Penting dalam Mendukung Pemberantasan Korupsi

  • 30 Apr 2026 07:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Hal tersebut disampaikan oleh Aan Rohaeni, advokat sekaligus aktivis Indonesian Corruption Watch, yang mendorong masyarakat untuk turut berkontribusi dalam mengawal transparansi publik.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah sederhana, seperti memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi atau indikasi awal terkait dugaan praktik korupsi.

Ia menilai, masyarakat memiliki posisi penting sebagai pengawas di lingkungan sekitar, sehingga dapat menangkap berbagai “sinyal” yang berpotensi mengarah pada tindakan korupsi.

“Warga bisa berperan aktif, misalnya dengan membagikan informasi yang ditemukan di lapangan, tentu dengan cara yang bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Aan menekankan, dalam praktik jurnalisme warga, masyarakat tetap harus memperhatikan etika bermedia. Pemilihan kata yang tepat dan tidak bersifat menghakimi menjadi hal penting agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum dipublikasikan, guna menghindari penyebaran hoaks atau informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Menurutnya, jurnalisme warga yang dilakukan secara bijak dapat menjadi kekuatan tambahan dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.

Aan berharap, masyarakat di wilayah Banyumas dan sekitarnya semakin aktif berpartisipasi dalam mengawal isu-isu publik, dengan tetap mengedepankan etika, akurasi, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....