Dorong Promosi Digital, Kemenpar Bekali Strategi Konten Kreator Pariwisata

  • 17 Apr 2026 20:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Promosi Branding Wonderful Indonesia melalui media sosial siang tadi Jumat, 17 April 2026 , dengan menghadirkan narasumber konten kreator lokal, Love Purwokerto, yakni Ais dan Rahmat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku promosi pariwisata daerah agar mampu memanfaatkan platform digital secara optimal.

Konten kreator Love Purwokerto, Ais, menegaskan pentingnya media sosial sebagai kanal utama promosi wisata. Ia menyebut, sekitar 81,82 persen penduduk Indonesia merupakan pengguna media sosial, sehingga arus informasi bergerak sangat cepat dengan jangkauan pasar yang luas tanpa batas geografis.

“Media sosial memungkinkan promosi destinasi menjangkau audiens yang lebih luas secara efektif dan efisien,” ujar Ais.

Ais juga menjelaskan tiga fase transformasi kreator pariwisata, yakni kemauan (mau), pembelajaran (belajar), dan praktik (praktek). Menurutnya, ketiga tahapan tersebut menjadi fondasi dalam membentuk kreator yang konsisten dan berdampak.

Sementara itu, Rahmat menekankan pentingnya strategi dalam menentukan arah konten. Ia menyebut dua fondasi utama, yakni niche atau keunikan destinasi seperti alam, budaya lokal, hingga kuliner tersembunyi, serta penentuan audiens yang menjadi target promosi.

“Menentukan fokus itu penting agar konten tidak melebar dan tetap relevan dengan audiens yang dituju,” jelas Rahmat.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta Aril, mahasiswa UIN Saizu Purwokerto menanyakan tips membuat konten pariwisata yang menarik. Menanggapi hal tersebut, Rahmat menyarankan agar kreator memahami karakter audiens serta mengemas konten dengan alur yang jelas melalui hook, isi, dan call to action.

Selain itu, Ais menambahkan pentingnya konsistensi dalam berlatih serta keberanian untuk memulai.

“Mulai saja dulu, lalu terus belajar dan praktik,dari situ akan terbentuk gaya konten yang kuat,” kata Ais.

Rahmat juga memaparkan tahapan produksi konten yang disebut sebagai mesin eksekusi, mulai dari pengambilan gambar, proses editing, unggah konten, hingga analisis insight. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten promosi pariwisata yang kreatif, terarah, dan berdampak dalam mendukung branding Wonderful Indonesia di ranah digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....