Workshop Peningkatan Literasi Digital Melalui Keamanan dan Etika Bermedsos

  • 16 Jun 2026 17:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto - Upaya peningkatan kesadaran berinternet yang aman terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melaui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) bertajuk Peninglatan Literasi Digital Melalui Workshop Keamanan Digital dan Etika Bermedia Sosial, pada Siswa SMK Tujuh LIma 1 Purwokerto.

Kegiatan dengan metode edukatif, partisipatif berbasis praktik langsung dilaksanakan secara bertahap mulai april hingga mei 2026 di SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto Selatan. Acara ini menyasar para siswa dari berbagai kelas serta staf Tim IT sekolah. Salah satu Tim Universitas Telkom Purwokerto Ibnu mengatakan merasa senang bisa bertatap muka dengan siswa-siswa kelas sepuluh yang berjumlah sekitar 300 siswa dan Tim IT 5 staf dari sekolah SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto,

"Saya merasa senang bisa memberikan edukasi dan bertatap muka dengan para siswa juga staf dari SMK Tujuh Lima Purwokerto," kata Ibnu salah satu Mahasiswa Universitas Telko, Purwokerto semester enam.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan oleh tim dari Program Studi S1 Informatika, Fakultas Informatika, Universitas Telkom Purwokerto. Tim ini dibimbing dosen pendamping Affan Hilmy Natsir dan Aulia Desy Nur Utomo. Pemilhan lokasi ini didasari oleh tingginya penggunaan teknologi dikalangan siswa yang rentan terhadap risiko digital , sehingga edukasi formal terkait keamanan dan etika digital sangat diperlukan.

Materi pengantar literasi digital disampaikan oleh Ibnu Rizal Mutaqim , yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi inti mengenai keamanan digital oleh Luth Adi Harianto, selaku kordinator materi. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi, pembuatan password penerapan autentikasi dua faktor (2FA) serta pengenalan ancaman phishing.

Selanjutnya materi Indentifikasi hoaks oleh Aisyah Anis Mazaya, agar siswa mampu mengenali informasi palsu yang tersebar di internet. Materi mengenai etika bermedia sosial dan pencegahan cyberbuillying disampaikan oleh Nabila Shasya Sabrina. Seluruh sesi teori ini didukung oleh simulasi dan praktik langsung yang difasilitasi oleh Rizky Perlinta Sembiring.

Selain workshop untuk siswa, tim pengabdian juga memberikan sesi khusus kepada Tim IT sekolah pada mei 2026 , dalam sesi pendampingan ini, tim memberikan masukan terkait strategi pembuatan konten, peningkatan interaksi audiens, serta pemanfaatan media sosial instragram sebagai sarana promosi sekolah.

Antusiasme peserta sangat tinggi selama pelatihan berlangsung , terutama saat sesi tanya jawab, kuis interaktif dan praktik langsung pengamanan akun digital pada perangkat masing-masing. Berdasrakan evaluasi, 95% peserta menilai materi sudah dipahami dan 98% mengapresiasi pelayanan panitia. Beberapa peserta juga secara langsung menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka memahami pentingnya menjaga data pribadi dan menggunakan media sosial secara lebih bijak.

Salah satu siswa Faqih Anggit Dwi Meilano mengatakan, " bagus dan keren juga merasa senang dengan workshop ini, karena sangat membantu tentang kesadaran keamanan digital serta dalam menggunakan media sosial lebih bijak," ungkap Faqih siswa SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto mampu menggunakan teknologi digital secara efektif, aman, dan brtanggung jawab, serta dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan sekolah dalam memanfaatkan media digital secara strategis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....