Plastik Mahal: Saatnya Beralih dari Plastik ke Ramah Lingkungan
- 17 Apr 2026 09:36 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Fenomena harga plastik yang melonjak tajam membawa dampak tersendiri untuk masyarakat ataupun para pelaku usaha. Di tengah kondisi ini, muncul berbagai tren untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya lingkungan.
Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Banyumas, Antik Kusharyanti dalam dialog Kenthongan Pro 1 RRI Purwokerto, menyoroti urgensi kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya. “Masyarakat harus sadar bahwa sampah itu tanggung jawab kita sendiri, mulailah dengan memilah antara organik dan anorganik serta jangan membuang sampah sembarangan, terutama di sungai," tuturnya.
Tantangan di lapangan juga dirasakan oleh para relawan yang aktif menjaga kebersihan lingkungan dari timbunan sampah plastik liar. Sinergi antara pemerintah dan komunitas relawan menjadi kunci dalam mengedukasi masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah yang praktis namun merusak.
Kusworo, relawan dari Banyumas Humanity Volunteer (BHV), mengingatkan pentingnya menanamkan kebiasaan bijak berplastik sejak usia dini melalui jalur pendidikan. "Mari kita bareng-bareng menyadarkan diri sendiri untuk membuang sampah dengan benar di tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan dalam aktivitas harian kita," jelasnya.
Selanjutnya menurut Marfungah, selaku Kabid Digital dan Media Aspikmas Banyumas, mengenai harapan untuk ke depannya, “Masyarakat bisa beralih dari plastik kemasan ke non plastik, dengan mengurangi penggunaan plastik sebagai gerakan ramah lingkungan.”
Dengan semangat kebersamaan, perubahan kecil seperti membawa tas belanja sendiri bisa menjadi langkah besar dalam mewujudkan Banyumas yang lebih bersih dan hijau di masa depan. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....