Memaknai Perbedaan sebagai Rahmat di tengah Perbedaan
- 14 Apr 2026 07:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Perbedaan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, termasuk dalam konteks beragama. Tentunya, hal ini bukan untuk dijadikan sebagai jalan untuk saling menjatuhkan, melainkan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai pelajaran untuk saling menghargai.
Dalam dialog Tasbih Pro 2 RRI Purwokerto bersama Yogi Ikhlas Saputra S.Pd – Staff LPPI UMP kali ini berdialog membahas tema tentang "Perbedaan Itu Rahmat, Belajar Saling Menghargai".Yogi menjelaskan bahwa perbedaan yang terjadi di tengah masyarakat, seperti perbedaan waktu puasa dan Idulfitri, sejatinya mengandung pesan bahwa setiap manusia memiliki jalan masing-masing.
“Allah menyelipkan satu pesan bahwa perbedaan itu rahmat. Perbedaan itu bukan karena manusia egois, tetapi memang sudah ada jalannya masing-masing,” jelas Yogi.
Dalam Islam sendiri, perihal perbedaan sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surat Al-Hujurat ayat 13. Yogi menegaskan bahwa manusia diciptakan berbeda-beda agar saling mengenal, bukan saling menjatuhkan. “Allah menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal, dan yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa,” ujarnya.
Meneladani Rasulullah SAW menjadi kunci dalam menyikapi perbedaan. Yogi mencontohkan bagaimana Rasul tetap bersikap lembut bahkan kepada orang yang menyakitinya. “Rasul tidak membalas keburukan dengan keburukan, justru datang dengan kebaikan. Dari situ kita belajar bahwa perbedaan harus disikapi dengan bijak,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan. “Jangan mudah berkomentar negatif dan arogan dalam perbedaan. Selama itu benar, Ikuti. Kalau tidak sesuai, sikapi dengan bijak,” pungkasnya.
Dengan demikian, perbedaan bukanlah hal yang harus dipermasalahkan. Melainkan sebagai keberagaman yang perlu disikapi dengan bijak, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Kemudian tidak mudah terprovokasi dan selalu menjaga sikap di mana pun berada, termasuk dalam bermedia sosial. (Helmalia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....