Muhammadiyah Cilacap Gelar Silaturahmi Akbar Sekaligus Lepas 193 Calon Haji

  • 12 Apr 2026 19:02 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Ribuan warga Muhammadiyah menggelar silaturahmi akbar yang dirangkaikan dengan pelepasan calon jamaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Mabrur tahun 2026/1447 H, pada Minggu (12/4/2026).

Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dibuka dengan parade drumband Hizbul Wathan (HW) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), disusul berbagai penampilan dari para siswa sekolah Muhammadiyah yang menambah kemeriahan suasana.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sebanyak 100 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Wijayakusuma turut diterjunkan mengatur jalannya acara.

Momentum utama dalam kegiatan ini adalah prosesi pelepasan 193 calon jamaah haji KBIHU Al Mabrur yang dipimpin langsung oleh Ketua PDM Kabupaten Cilacap, Dr. Habib Ghozali. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Cilacap Annisa Febriana, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. K.H. Tafsir, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, serta jajaran PDM.

Ketua PDM Cilacap, Dr. Habib Ghozali, menegaskan peran Muhammadiyah sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus pelayan umat.

“Persyarikatan hadir dalam rangka pelayanan umat. Ini menjadi kebahagiaan bagi kita melihat antusiasme jamaah yang hadir,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun daerah.

“Mari bersama-sama membangun Cilacap agar ke depan semakin baik,” katanya.

Sementara itu, sambutan Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya yang dibacakan oleh Plh Sekda Annisa Febriana menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan daerah. Ia menilai kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah demi kemajuan Cilacap.

Dalam tausiyahnya, Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama manusia melalui sikap saling memaafkan.

“Kesalahan antarsesama manusia harus diselesaikan dengan saling meminta maaf dan memaafkan. Allah tidak akan mengampuni sebelum yang bersangkutan saling memaafkan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan Allah harus diiringi dengan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun masyarakat yang lebih religius, harmonis, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....