Kolaborasi Masyarakat Perkuat Penanganan Penyalahgunaan Narkoba

  • 08 Apr 2026 10:46 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Rehabilitasi penyalahgunaan narkoba nyatanya tidak hanya dapat dilakukan melalui jalur formal, tetapi juga melalui lingkungan terdekat, seperti desa dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan unsur lokal lainnya.

Spada Pro 2 RRI Purwokerto bersama Dr. H. Nasrudin, S.Ag, M.M.Pd - Kepala BNN Kabupaten Purbalingga kali ini berdialog membahas topik yang berkaitan dengan hal tersebut, yaitu “Rehabilitasi Berbasis Kearifan Lokal”.

Dr. Nasrudin menyampaikan bahwa pendekatan lokal lebih efektif karena masyarakat cenderung lebih terbuka dan tidak takut, dibanding jika langsung berhadapan dengan apparat yang sering diasosiasikan dengan hukuman.

“Tapi kalau berbasis kearifan lokal, yang bicara orang setempat, yang bicara orang situnya, produk dalam negerinya, desa atau tempat yang bersangkutan, kecenderungan untuk aware-nya terbuka itu akan lebih dirasai efektif untuk kita mencari solusi di dalam reabilitas,” ujarnya.

Dalam hal ini, Dr. Nasrudin juga menyampaikan konsep IBM, yaitu Intervensi Berbasis Masyarakat. Ini merupakan upaya penanganan narkoba yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. IBM menjadi wadah partisipasi warga untuk bersama-sama menyelesaikan masalah narkoba, karena persoalan ini memang terjadi di lingkungan tersebut. Di Indonesia sendiri terdapat 232 titik IBM, dengan mayoritas merupakan program berkelanjutan, termasuk di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga.

Di Desan Dagan sendiri, IBM dikembangkan menjadi IBM Dasataka (Dagan sehat tanpa narkoba). Program ini melibatkan di antaranya unsur PKK, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Keterlibatan anak muda juga dinilai penting karena mereka lebih mudah menjangkau dan berkomunikasi dengan sesama remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. “Kan kecenderungan sekarang narkoba identik ke anak-anak remaja, anak muda biar mereka lebih nyambung bahasanya, kalau yang mendekatinya sesama kaulah muda kan lebih klik,” jelas Nasrudin.

Rehabilitasi berbasis kearifan lokal dinilai efektif karena melibatkan masyarakat sekitar, sehingga lebih terbuka dan diterima. Melalui konsep IBM, masyarakat diberdayakan untuk bersama-sama menangani penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. Keterlibatan berbagai unsur, termasuk anak muda menjadi kunci agar pencegahan dan pemulihan berjalan dengan optimal. (Hemalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....