Sinergi Leadership dan Followership dalam Mencapai Keunggulan Organisasi

  • 30 Mar 2026 14:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Dalam banyak organisasi, kita sering berbicara tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Namun, sesungguhnya organisasi yang unggul tidak hanya lahir dari kepemimpinan yang kuat, tetapi juga followership yang berkualitas.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia BKN kembali hadir bekerja sama dengan Penerbit Gravindo menyelenggarakan sharing session ke-46 membahas tentang “The Power of Followership: Menyeimbangkan Peran Follower dan Leader Demi Keunggulan Organisasi”. Kegiatan ini hadir sebagai bagian dari komitmen literasi dan pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada sharing session kali ini, Dr. Ahmad Syakrani Bunasim – Dosen Universitas Lambung Mangkurat dan Penulis Buku hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara leadership dan followership menjadi pilar paling mendasar untuk menciptakan keunggulan organisasi, sehingga tidak hanya kekuatan kepengikutan, tetapi adanya sinergi dari kedua hal tersebut menjadi kunci dasar keunggulan organisasi.

“Jadi, bagi saya, the power of followership itu baru separuh karena ketika kita berbicara tentang the power of followership, itu sama seperti kita berbicara tentang the power of leadership. Separuh-separuh, lalu saya mencoba mensinergikan,” jelasnya.

Di sisi lain, Dr. Ahmad Syakrani menuturkan bahwa followership muncul akibat dari pandangan berlebihan bahwa faktor yang paling menentukan suksesnya organisasi adalah kepemimpinan sehingga hal ini berpengaruh pada kualitas kepengikutan. Padahal, konsep followership sendiri mengajarkan bahwa setiap individu memiliki peran startegis, bukan sekadar mengikuti arahan, tetapi menjadi mitra kepemimpinan yang aktif, berpikir kritis, serta berkontribusi terhadap keberhasilan organisasi.

Dengan demikian, followership dan leadership merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam mebangun keunggulan organisasi. Tidak hanya pemimpin, pengikut juga memiliki peran startegis sebagai mitra aktif yang berpikir kritis dan berkontribusi. Sinergi keduanya menjadi kunci utama terciptanya organisasi yang kuat dan berdaya saing. (Helmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....