Dari Bermain Menjadi Bertumbuh: Proses Menggali Potensi Anak

  • 19 Mar 2026 09:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Fase bermain dalam pendidikan anak usia dini sering kali dianggap hanya sebagai fase bermain tanpa arah. Namun, di balik tawa dan keriuhan tersebut, tersimpan fondasi krusial yang menentukan masa depan. Oleh karena itu, perlu dipahami betapa pentingnya konsep bermain menjadi bertumbuh bagi anak-anak.

Fase bermain dalam rangkaian pendidikan anak usia dini ini istilahnya sebagai pondasi sebuah bangunan. Pendidikan di usia ini bukan melulu soal pencapaian akademik, melainkan bagaimana anak mengenal dirinya sendiri, mengolah emosi, dan menumbuhkan fitrah belajarnya agar lebih berkelanjutan.

"Bermain itu highest form of research sebenarnya. Jadi untuk anak-anak usia dini itu bermain itu proses risetnya mereka. Dengan bermain anak bisa mengenal diri, mengeksplorasi sekitarnya tanpa rasa takut, tanpa ada tekanan," ujar Febrianti Dwisetyarini, Founder Hompimpaa, dalam dialog Indonesia Cerdas Pro 1 RRI Purwokerto.

Bermain adalah proses bertumbuh bagi Anak. Anak akan mengeksplorasi hal-hal disekelilingnya. Di dalam bermain anak-anak akan menemukan ide yang membuat otaknya terstimulasi secara intens. Namun, ini menjadi tantangan sebagai orang tua untuk mendampingi anak dalam proses tersebut.

Selanjutnya, waktu juga adalah tugas terbesar sekaligus investasi termahal bagi orang tua. Ketika orang tua bisa 100% hadir secara utuh dan mendampingi dalam fase bermain ini, hal tersebut memberikan rasa aman yang tidak bisa digantikan oleh fasilitas pendidikan semahal apa pun.

Mendidik anak adalah perjalanan panjang, anak berhak untuk bermain dan bertumbuh. Selain itu, dibutuhkan kerja sama antara orang tua, pendidik, dan masyarakat. Dengan lingkungan yang mendukung, setiap anak dapat bertumbuh sesuai dengan potensi dan cara belajar mereka masing-masing. (Dwinanda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....