Gerakan Ngapak Berdampak: dari Kesadaran Lokal ke Aksi Nyata

  • 14 Mar 2026 10:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Gerakan peduli lingkungan kini semakin berkembang di berbagai kalangan, termasuk di lingkungan sekolah. Melalui berbagai aksi sederhana, siswa dapat berperan dalam menjaga kebersihan sekaligus mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sore Ceria Pro 2 RRI Puwokerto kembali bersama Habibi membahas tema “Gerakan Ngapak Berdampak, SMA N 1 Purwokerto Menuju Zero Waste”. Dalam hal ini, Habibi sendiri merupakan penginisiasi gerakan tersebut.

Gerakan Ngapak Berdampak dengan spesifik tempat di SMA N 1 Purwokerto bermula dari kesadaran Habibi dalam melihat lingkungan sekitarnya. Ia juga sudah sering mengikuti kegiatan skala nasional sehingga membuat dirinya tergerak untuk membagikan pengetahuannya melalui gerakan tersebut.

“Jadi, saya pengen membuat sebuah komunitas gerakan agar saya bisa membagikan ilmu, transfer knowledge,” tutur Habibi.

Kemudian pemilihan tempat di SMA N 1 Purwokerto bukan secara asal, tetapi karena terdapat visi sekolah yang relevan dengan gerakan yang Habibi usung.

Dalam Gerakan Ngapak Berdampak tersebut Habibi menyampaikan bahwa ia berkolaborasi juga dengan mitra-mitra, di anatranya, yaitu Green Porsa dan Eiger.

Dengan gerakan ini Habibi berharap kalau kebiasaan buruk terhadap lingkungan termasuk persoalan sampah memiliki perubahan. “Kita bisa membuat sebuah perubahan yang kecil-kecil gitu loh. Dan harapannya ini bisa menjadi sekolah percontohan gitu,” ujarnya.

Dengan demikian, gerakan Ngapak Berdampak merupakan sebuah upaya dari kesadaran terhadap lingkungan. Tentunya hal ini menjadi sebuah wadah dan media untuk terus menjaga lingkungan mulai dari hal-hal kecil hingga nantinya menghasilkan perubahan baik yang berkepanjangan. (Helmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....