Cerita Dosen Unsoed Nikmati Musim Sakura di Taiwan

  • 25 Feb 2026 08:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Musim semi di Taiwan tahun ini benar-benar menghadirkan panorama yang memukau. Hingga Senin (23/2/2026), gelombang mekarnya bunga sakura tidak lagi sekadar prediksi, melainkan telah menjadi pemandangan nyata yang dapat dinikmati di berbagai wilayah.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, Sulistyandari, mengungkapkan bahwa akhir Februari menjadi momen emas untuk menikmati keindahan sakura. Hal tersebut disampaikannya dalam bincang jarak jauh dari Taiwan bersama Ir. H. Alief Einstein, M.Hum.

Menurutnya, wilayah selatan seperti Baoshan di dekat Kaohsiung yang sejak Januari menjadi pembuka musim, kini mulai memasuki fase akhir. Sebagian besar bunga telah berguguran, menyisakan hamparan kelopak di tanah, meskipun beberapa pohon masih mempertahankan warna merah mudanya.

Beranjak ke wilayah tengah, kondisi sakura justru sedang berada dalam fase terbaik. Kawasan Aowanda National Forest Recreation Area masih menampilkan bunga yang relatif stabil, didukung udara pegunungan yang sejuk sehingga memperpanjang masa mekarnya.

Selain itu, area Sun Moon Lake dan Cingjing Farm juga menjadi destinasi favorit wisatawan pada Februari. Sementara itu, Wuling Farm tengah berada di puncak musim dengan ribuan pohon sakura membentuk lorong-lorong dramatis yang dipadati pengunjung.

Di wilayah barat laut seperti Taoyuan, Hsinchu, dan Miaoli, sakura juga menunjukkan performa terbaiknya. Sebagian lokasi telah mencapai puncak mekar, sementara lainnya mulai memasuki fase gugur, menciptakan suasana khas musim semi yang ramai oleh wisatawan dan fotografer.

Pusat perhatian kini mulai bergeser ke wilayah utara. Di Taipei dan kawasan Wulai, sakura masih dapat dinikmati meski sebagian telah melewati masa puncak. Namun, kawasan Yangmingshan National Park justru memasuki periode terbaiknya menjelang awal Maret, dengan lanskap pegunungan yang diselimuti kabut tipis.

Tak jauh dari sana, Tianyuan Temple mulai menarik perhatian wisatawan. Perpaduan pagoda megah dengan deretan sakura menciptakan panorama yang kerap viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Bagi masyarakat yang belum sempat menikmati sakura, peluang masih terbuka. Wilayah dataran tinggi seperti Alishan National Scenic Area dan Shizhuo diperkirakan baru mencapai puncak mekar pada Maret hingga awal April.

Sulistyandari menegaskan bahwa saat ini Taiwan berada di tengah-tengah musim sakura. Sebagian wilayah telah memasuki fase akhir, sementara daerah lain justru sedang berada pada puncak keindahan, bahkan ada yang baru akan memulai.

Ia menambahkan, waktu berbunga sakura sangat dipengaruhi suhu dan curah hujan, sehingga perubahan kondisi dapat terjadi setiap hari. Meski demikian, keindahan sakura tetap menjadi daya tarik utama yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Di bawah pohon-pohon sakura yang bermekaran, masyarakat tampak menikmati momen dengan beragam cara. Ada yang berfoto, bersantai, hingga sekadar menikmati gugurnya kelopak yang perlahan jatuh, menghadirkan suasana hangat khas musim semi di Taiwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....