Asah Motorik Halus, Kunci Kemandirian Anak Usia Dini
- 25 Feb 2026 08:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Perkembangan motorik merupakan landasan penting untuk kemandirian anak yang melibatkan penyelarasan antara mata dan tangan. Pada program Jelita (Jendela Informasi Kita) Pro 1 RRI Purwokerto, hadir sebagai narasumber Lily Nur Latifah, S.Pd dan Dewi Setiasih, S.Pd dari TK Azalia Purwokerto, menjelaskan bahwa stimulus ini harus dimulai sejak bayi, bukan hanya saat anak mulai memasuki usia sekolah.
“Perkembangan fisik motorik halus itu kemampuan anak menggerakkan jari-jari tangannya untuk kegiatan dari hal sederhana sampai ke hal yang kompleks,” jelas Lily.
Kemampuan motorik harus berkembang secara bertahap sesusai usia, mulai dari refleks menggenggam pada bayi, mencorat-coret di usia dua tahun, hingga mampu menggunting sesuai pola pada usia lima tahun. Koordinasi ini menjadi kunci bagi anak untuk melakukan kegiatan kompleks seperti menulis, menyikat gigi, sampai memakai baju sendiri tanpa bantuan orang dewasa.
Stimulus halus tidak harus menggunakan mainan mahal. Dengan memanfaatkan benda di sekitar rumah, misalnya melukis menggunakan jari tangannya atau ranting pohon dan sebagainya. Kegiatan sederhana seperti ini lebih efektif karena melibatkan interaksi langsung anak dengan alam.
“Anak-anak biasanya sudah menguasai motorik halus itu sudah bisa membuka dan menutup pintu sendiri, menggambar dengan jelas, sudah tau apa yang mau dikerjakan, itu salah satu contoh indikator yang bisa dilihat bahwa kemampuan motorik halus sudah dikuasai,” jelas Dewi.
Mengenai tantangan zaman, orang tua harus waspada terhadap penggunaan gadget secara berlebihan. Supaya jari dan otak dapat tumbuh berkembang dengan optimal. Batasan waktu yang jelas perlu diberikan oleh orang tua agar waktu luang bisa digunakan untuk bermain dengan anak.
Kunci keberhasilan stimulasi ini yaitu kesabaran dan sinergi antara sekolah dan rumah. Dengan memberikan ruang pada anak untuk mencoba hal-hal baru secara rutin, orang tua sedang membangun rasa kepercayaan diri anak untuk masa depan. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....