Refleksi Dinamika Organisasi, Mengurai Masalah, Membangun Solusi
- 16 Feb 2026 08:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Dinamika dalam sebuah organisasi, dari mulai regenerasi kepemimpinan dalam suatu struktur pengurus dan hingga konflik internal, menjadi topik utama dalam program Academic Forum Pro 2 RRI Purwokerto. Kali ini membahas topik “Refleksi Dinamika Organisasi, Mengurai Masalah, Membangun Solusi” menjadi hal yang krusial karena refleksi terhadap dinamika dalam suatu organisasi adalah proses penting untuk meninjau kembali interaksi, proses dan tantangan dalam sebuah tim.
Dalam diskusi ini, menyoroti pandangan dari dua narasumber yaitu Habibi dan Wiyah, mahasiswa Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) Purwokerto, tentang pentingnya refleksi dalam sebuah organisasi.
“Menurut saya perbedaan evaluasi dan refleksi yaitu evaluasi hadir dari pihak eksternal, sedangkan refleksi datang dari diri sendiri atau suatu proses internal yang membutuhkan kerendahan hati dari setiap anggotanya,” ujar Habibi.
“Kalau menurut saya refleksi itu penting bagi pemangku jabatan, agar mereka tidak lupa pada tanggung jawab yang sebenarnya. Jadi tugas semua anggota bukan hanya pimpinan, karena pemimpin adalah jantung dan staf adalah roh-nya,” kata Wiyah.
“Dalam suatu dinamika organisasi juga ada suatu tantangan, pada diskusi tersebut mereka menyoroti tantangan regenerasi kepemimpinan. Seringkali, organisasi kesulitan mencari penerus, kadang pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang ditumbalkan,” ujar habibi
Habibi juga menyoroti perbedaan mendasar,dimana organisasi kampus mengandalkan ikatan emosional karena anggotanya yang tidak dibayar, berbeda dengan dunia profesional dimana jabatan diperebutkan dan dunia kerja yang memiliki kontrak profesional.
Dengan dinamika seperti itu, wiyah menanggapi bahwa seorang organisatoris harus memiliki komitmen pada organisasi, komunikatif, koordinasi untuk sinkronisasi dan memiliki kemampuan untuk memahami kapasitas diri.
Wiyah juga menyarankan agar organisasi kembali memiliki nilai – nilai dan tujuan awal (founding values) saat didirikan untuk memandu proses regenerasi.
“Ketercapaianku dalam organisasi adalah ketika semua anggota bisa belajar,” pungkas Habibi.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan waktu mereka yang terbatas dikampus dengan mencoba berdinamika di organisasi, karena disitulah tempat terbaik untuk belajar dan membangun relasi yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....