Bulog Banyumas Pastikan Stok Beras Aman, Capai 80 Ribu Ton

  • 26 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan ketersediaan beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman. Saat ini, sekitar 80 ribu ton beras tersimpan dan siap disalurkan sesuai penugasan pemerintah.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji mengatakan, ketersediaan stok tersebut juga mendukung pelaksanaan program bantuan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas.

Bulog mendapat penugasan sebagai penyedia komoditas sekaligus pelaksana distribusi cadangan pangan pemerintah. Untuk bantuan pangan periode alokasi Juli, Agustus, dan September, sekitar 283.590 penerima mendapatkan masing-masing 30 kilogram beras.

“Di Kabupaten Banyumas sendiri ada kurang lebih 283.590 penerima yang masing-masing mendapat 30 kilogram beras atau kurang lebih ada 8.500 ton lebih beras yang akan disalurkan untuk bantuan pangan periode alokasi Juli, Agustus, dan September,” kata Prawoko.

Penyaluran bantuan pangan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Banyumas, baik kecamatan maupun desa, sesuai data penerima dari pemerintah melalui Kementerian Sosial dan BPS. Tantangan distribusi terutama berkaitan dengan akses menuju sejumlah wilayah terpencil.

Selain menyalurkan bantuan pangan, Bulog turut menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras melalui keterlibatan dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Pemantauan harga komoditas pangan dilakukan hampir setiap minggu.

Jika terjadi kenaikan harga, Bulog dapat melakukan Gerakan Pangan Murah maupun operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang relatif terjangkau.

Prawoko mengimbau masyarakat memanfaatkan bantuan pangan dengan sebaik-baiknya. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga sehingga anggaran dapat dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih produktif.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak menjual kembali bantuan pangan dan memastikan tidak ada pungutan dalam proses penyalurannya. (Dina Darozatun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....