Koperasi Merah Putih: Membangun Kemandirian Ekonomi bagi Generasi Muda dari Desa

  • 24 Jun 2026 07:59 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Masa depan ekonomi kerakyatan Indonesia, yang bertumpu pada pilar koperasi, menjadi sorotan utama dalam forum diskusi publik yang bertajuk “Koperasi Merah Putih: Membangun Kemandirian Ekonomi bagi Generasi Muda”.

Forum ini menyororti peran vital generasi muda sebagai agen perubahan dan pembangunan yang diharapkan mampu membawa model koperasi modern, dengan mengedukasi dan mendorong partisipasi aktif kaum muda dalam gerakan kiperasi sebagai salah satu pilar utama kemandirian ekonomi bangsa.

Diskusi Publik ini menghadirkan sejumlah narasumber Staf Khusus Menteri Koperasi David Bastian dan Praktisi Komunikasi Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si yang menyampaikan tentang pentingnya revitalisasi koperasi agar relevan dengan kebutuhan dan cara kerja generasi muda saat ini. Para peserta yang didominasi oleh mahasiswa dan profesional muda, tampak antusias mengikuti pemaparan mengenai bagaimana koperasi dapat menjadi sarana efektif untuk permodalan, jaringan usaha hingga pelatihan soft skill.

Salah satu sorotan utama dalam diskusi adalah perlunya koperasi untuk bertransformasi secara digital. Pembicara menekankan bahwa koperasi tradisional harus mengadopsi tekhnologi, mulai dari sistem manajemen anggota, transaksi digital, hingga pemasaran produk secara daring, untuk menarik minat dan mempermudah keterlibatan generasi milenial dan Gen Z.

“Koperasi bukan lagi soal menyimpan uang secara konvensional. Koperasi saat ini harus mampu menjadi ekosistem digital yang mendukung inovasi dan kreativitas anak muda dalam berwirausaha,” ujar salah satu narasumber.

Diskusi ini juga menyoroti peran strategis koperasi dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi generasi muda, seperti sulitnya akses modal awal dan persaingan di pasar kerja. Koperasi merah putih diharapkan dapat menjadi wadah kolektif bagi anak muda untuk menciptakan lapangan kerja sendiri dan membangun kekuatan tawar dalam skala ekonomi yang lebih besar.

Melalui inisiatif ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi subjek utama dalam menggerakan perekonomian nasional, bukan hanya objek pembangunan. Dengan landasan prinsip kekeluargaan dan gotong royong, serta dengan komitmen bersama untuk menyusun langkah – langkah konkreat dalam mengintegrasikan nilai – nilai koperasi ke dalam kurikulum pendidikan dan program kewirausahaan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....