Tips Menjaga Kesehatan di tengah Karhutla dan Kabut Asap
- 27 Agt 2026 16:56 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menyebabkan kualitas udara menurun akibat meningkatnya konsentrasi asap dan partikel di udara. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama pada anak-anak, lansia, dan kelompok yang lebih rentan. Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, masyarakat dapat menerapkan sejumlah langkah sederhana saat kondisi udara terdampak kabut asap.
Pertama, kurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap semakin pekat atau kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang memiliki kemampuan filtrasi terhadap partikel halus dan pastikan terpasang dengan baik.
Kedua, jaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela ketika asap dari luar masuk. Jika memungkinkan, gunakan penyaring udara atau air purifier untuk membantu mengurangi partikel di dalam ruangan.
Ketiga, cukupi kebutuhan air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Masyarakat juga perlu menjaga pola makan dan istirahat yang cukup untuk membantu mempertahankan kondisi tubuh selama menghadapi paparan lingkungan yang kurang baik.
Keempat, pantau informasi kualitas udara dari sumber resmi. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah aktivitas di luar rumah masih aman dilakukan.
Kelima, perhatikan kondisi kesehatan. Keluhan seperti batuk, iritasi mata, tenggorokan terasa tidak nyaman, atau kesulitan bernapas perlu diperhatikan. Jika keluhan semakin berat atau tidak membaik, segera sampaikan kepada orang tua atau orang dewasa yang dipercaya dan dapatkan bantuan tenaga kesehatan.
Menjaga kesehatan di tengah karhutla bukan hanya soal menggunakan masker, tetapi juga mengurangi paparan asap, menjaga kondisi tubuh, serta mengikuti informasi dan anjuran dari pihak berwenang. Dengan langkah sederhana tersebut, risiko dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....