Menjaga Sejarah, Melestarikan Budaya Melalui Festival Budaya Khatulistiwa

  • 25 Jul 2026 11:19 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Emiliya Kalsum seorang Dosen arsitektur Universitas Tanjungpura Pontianak sekaligus ketua penyelenggara acara festival budaya khatulistiwa di tanah seribu kota pontianak berdialog bersama RRI Pro 4 Pontianak di acara Ngander hari Sabtu, 25 Juli 2026 pagi menyampaikan bahwa menjadikan taman alun kapuas wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan berbagai kesenian tradisional yang mencerminkan identitas dan sejarah daerah.

Melalui festival selama 3 hari ini dari 24-26 Juli 2026 ini, masyarakat diajak untuk mengenal kembali warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. Nilai-nilai kebersamaan dan rasa bangga terhadap budaya lokal semakin tumbuh di setiap generasi.

Beragam pertunjukan tari, musik tradisional, hingga pameran kerajinan menjadi daya tarik yang memikat pengunjung. Keindahan budaya tersebut membuktikan bahwa tradisi tetap mampu hidup berdampingan dengan perkembangan zaman.

Festival ini juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk belajar dan berpartisipasi dalam melestarikan budaya daerah. Dengan keterlibatan mereka, warisan budaya tidak akan hilang dan tetap dikenal di masa depan.

Selain mempererat persaudaraan, festival budaya mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga sejarah. Setiap penampilan yang ditampilkan mengandung makna serta cerita yang menjadi bagian dari perjalanan bangsa.

Tanah Seribu Alun Kapuas menjadi simbol kebanggaan yang menyatukan keberagaman budaya dalam suasana yang harmonis. Semangat gotong royong dan saling menghormati terlihat jelas melalui partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

Melestarikan budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban setiap warga negara. Dengan menjaga sejarah dan mencintai budaya sendiri, kita turut mewariskan identitas bangsa kepada generasi berikutnya.

Budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga bersama. Dengan menghargai sejarah dan aktif melestarikan budaya melalui kegiatan seperti Festival Budaya Khatulistiwa, kita ikut memastikan bahwa warisan leluhur tetap hidup, dikenal, dan dibanggakan oleh generasi masa depan.


Baca juga: Meneruskan Resep Warisan, Lopes Vivi Kamboja Hadir di Waterfront Pontianak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....