Hal-Hal yang Akan Dipertanggungjawabkan di Akhirat Kelak

  • 26 Jun 2026 09:10 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Ustadz Wahyu Fitrahadi dalam acara Hikmah Pagi RRI Pro 4 Pontianak, Jum'at, 26 Juni 2026, mengkaji bahwa setiap manusia akan berdiri di hadapan Allah SWT pada hari akhir untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya. Tidak ada satu pun ucapan, tindakan, maupun niat yang luput dari pengawasan-Nya.

Waktu yang Allah berikan selama hidup di dunia adalah amanah yang sangat berharga. Setiap detik yang berlalu akan ditanya untuk apa digunakan dan bagaimana diisi dengan kebaikan.

Ilmu yang dimiliki juga akan menjadi bahan pertanyaan di akhirat nanti. Bukan hanya tentang apa yang diketahui, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut diamalkan dalam kehidupan.

Harta yang diperoleh manusia akan dimintai pertanggungjawaban secara rinci. Dari mana harta itu didapatkan dan ke mana harta tersebut dibelanjakan akan diperhitungkan dengan adil.

Anggota tubuh yang digunakan sehari-hari akan menjadi saksi atas perbuatan manusia. Mata, telinga, tangan, kaki, dan lisan akan memberikan kesaksian yang tidak dapat dibantah.

Keluarga yang dititipkan Allah juga merupakan amanah yang harus dijaga. Orang tua, pasangan, dan anak-anak memiliki hak yang harus dipenuhi dengan penuh tanggung jawab.

Ibadah yang dilakukan selama hidup menjadi bekal utama menuju kehidupan akhirat. Shalat, puasa, zakat, sedekah, serta berbagai amal saleh akan menjadi penolong pada hari perhitungan.

Setiap manusia hendaknya menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Gunakan waktu, ilmu, harta, dan kesempatan hidup untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Jangan menunda kebaikan karena umur tidak ada yang mengetahui batasnya. Perbanyak amal saleh agar kelak memperoleh kemudahan saat hisab di akhirat. Jagalah lisan dari ucapan yang menyakiti dan menyesatkan orang lain. Setiap kata yang terucap akan dicatat dan dimintai pertanggungjawaban.

Persiapkan diri sejak sekarang sebelum datang hari pembalasan. Orang yang bijak adalah mereka yang menjadikan dunia sebagai ladang untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat. Wallahu'alam Bishawab!

Baca juga: Pacaran Membawa Bahaya, Maksiat Mengundang Musibah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....