Air Beras dicampur Garam Simbol Pembersih dan Penenang Rumah
- 17 Mei 2026 14:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID,Pontjanak - Air beras yang dicampur garam sejak dahulu sering dipakai dalam tradisi rumah tangga sebagai simbol pembersih dan penenang suasana rumah. Banyak orang meyakini campuran sederhana ini membantu menghadirkan rasa nyaman, adem, dan pikiran yang lebih positif di dalam keluarga.
Air cucian beras mengandung pati alami yang membuat lantai terasa lebih bersih dan tidak terlalu licin saat dipakai mengepel rumah. Sedangkan garam dipercaya sebagai lambang penetral energi buruk, sehingga sering digunakan dalam berbagai tradisi budaya nusantara.
Cara membuatnya cukup mudah, ambil air cucian beras pertama atau kedua lalu tambahkan satu genggam garam dapur secukupnya. Sebagian orang memulai dari pintu depan lalu berjalan perlahan mengitari rumah hingga kembali ke titik awal.
Tradisi ini dilakukan dengan harapan rumah dijauhkan dari pertengkaran, keresahan, dan suasana hati yang mudah emosi.
Selain nilai tradisi, kegiatan membersihkan rumah sambil berdoa juga memberi efek psikologis yang menenangkan bagi penghuni rumah. Rumah yang rutin dibersihkan biasanya terasa lebih segar, harum, dan membuat anggota keluarga lebih nyaman berkumpul bersama.
Dalam budaya Melayu dan beberapa daerah di Indonesia, air garam sering dianggap lambang ketulusan dan perlindungan. Sedangkan air beras melambangkan rezeki serta keberkahan pangan karena berasal dari bahan makanan pokok sehari-hari.
Namun hal yang paling penting bukan hanya campuran airnya, melainkan niat baik serta usaha menjaga rumah tetap damai dan penuh syukur. Kerukunan keluarga, saling menghormati, rajin beribadah, dan menjaga kebersihan tetap menjadi kunci utama menghadirkan kebaikan di rumah kita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....