Relevansi Gotong Royong di Era Modern

  • 10 Apr 2026 06:10 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tradisi ini mencerminkan hidup bersosialisasi dengan semangat kebersamaan, saling membantu, dan kepedulian antarindividu dalam suatu komunitas.

Sejak dahulu, gotong royong diterapkan dalam berbagai aktivitas, seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, hajatan, hingga membantu warga yang mengalami kesulitan. Hal ini merupakan nilai yang menjadi identitas sosial serta mampu memperkuat rasa persatuan.

Namun, di era modern yang serba cepat dan individualistis, gotong royong mulai dipertanyakan keberadaannya. Perkembangan teknologi, urbanisasi, serta perubahan gaya hidup membuat banyak orang lebih fokus pada kepentingan pribadi.

Interaksi sosial yang dulunya terjadi secara langsung kini banyak tergantikan oleh komunikasi digital. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa semangat gotong royong perlahan mulai memudar.

Meski demikian, bukan berarti gotong royong kehilangan relevansinya. Justru di tengah tantangan kehidupan modern, nilai ini harusnya menjadi semakin penting. Gotong royong dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial, seperti kesenjangan ekonomi, bencana alam, hingga krisis sosial.

Perubahan bentuk gotong royong di era digital saat ini ditunjukkan melalui platform online. Misalnya, penggalangan dana untuk korban bencana, kampanye sosial di media sosial, hingga komunitas virtual yang saling membantu. Ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong tidak hilang, melainkan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Tantangan berat perwujudan gotong royong di era modernisasi sering kali mendorong sikap apatis dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk terus menanamkan nilai kebersamaan, baik melalui pendidikan, keluarga, maupun lingkungan sosial. Tanpa upaya tersebut, gotong royong bisa menjadi sekadar konsep tanpa praktik nyata.

Peran generasi muda sangat penting dalam menjaga keberlanjutan gotong royong. Sebagai generasi yang akrab dengan teknologi, mereka memiliki peluang besar untuk mengembangkan bentuk gotong royong yang lebih inovatif dan relevan. Dengan memanfaatkan media digital secara positif, generasi muda dapat menjadi penggerak solidaritas sosial yang lebih luas dan inklusif.

Pada akhirnya, gotong royong tetap relevan di era modern, meskipun bentuk dan caranya telah berubah. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas tetap dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Gotong royong bukan sekadar tradisi masa lalu, melainkan fondasi penting untuk membangun masyarakat yang lebih kuat dan harmonis di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....