Beban Ganda Guru Pontianak: Mengajar di tengah Kepungan Asap
- 05 Okt 2026 14:29 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Peringatan Hari Guru Sedunia 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat menyisakan tantangan nyata. Kabut asap pekat memaksa tenaga pendidik beradaptasi cepat demi melindungi kesehatan peserta didik tanpa mengorbankan target kurikulum pendidikan.
Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 di Jl. Taslim, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, tanggung jawab ini dipikul oleh satu kepala sekolah, 15 guru, dan tiga staf. Mereka harus memastikan 269 siswa tetap mendapatkan hak belajar yang layak di tengah ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dinamika cuaca membuat sekolah menerapkan kebijakan yang fleksibel. Sistem belajar berganti dari metode daring penuh menjadi pembelajaran tatap muka terbatas. Jam operasional sekolah juga dipangkas, yakni pukul 07.30 hingga 10.00 WIB untuk siswa kelas 1 sampai 3, dan berakhir pukul 11.00 WIB bagi siswa kelas 4 sampai 6.
"Beberapa guru kami sempat mengeluhkan kondisi kesehatan akibat paparan cuaca buruk, tetapi komitmen utama kami adalah memastikan proses pendampingan siswa tidak terputus sama sekali di tengah situasi ini," kata Kepala SDN 05 Pontianak Kota, Teti Falah saat diwawancarai RRI Pontianak, 5 Oktober 2026.

Tantangan di lapangan tidak hanya mengenai kualitas udara yang memburuk. Para pengajar juga harus mencari jalan keluar atas keterbatasan fasilitas gawai siswa. Mayoritas anak didik tidak memiliki perangkat mandiri, sehingga penyerapan materi sangat bergantung pada waktu luang orang tua.
"Saya pribadi yang memiliki riwayat asma merasa tertolong dengan opsi mengajar dari rumah, dan untuk menyiasati kendala alat komunikasi siswa, materi belajar selalu saya rangkum secara visual agar anak-anak tetap mudah menangkap pelajaran meskipun baru bisa mengakses gawai pada malam hari," ujar Diah, Wali Kelas di SDN 05 Pontianak Kota.
Fleksibilitas sistem dan modifikasi perangkat ajar menjadi kunci bagi para pendidik di Pontianak saat ini. Mereka dituntut menuntaskan kalender akademik, sembari terus memantau kesehatan fisik dan kondisi psikologis ratusan siswa yang merindukan suasana ruang kelas.
Ryan Ivander Aldino, MagangHub II 2026
Baca juga: Guru Dorong Sekolah Kembali Dibuka dengan Protokol Khusus
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....