Antrean BBM Berulang, DPRD Kapuas Hulu Desak SPBU Sediakan BBM Non Subsidi
- 30 Sep 2026 23:13 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kapuas Hulu - Antrean panjang kendaraan kembali terjadi di sejumlah SPBU di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Pada Rabu, 30 September 2026 antrean bahkan terjadi sebelum SPBU beroperasi.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Andi Aswad. Ia mendesak Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengambil langkah untuk mengatasi persoalan antrean BBM yang berulang.
Andi meminta seluruh SPBU dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) di Kapuas Hulu menyediakan BBM non subsidi. Menurutnya, keterbatasan pilihan bagi masyarakat menjadi salah satu persoalan karena sejumlah SPBU hanya menyediakan BBM subsidi dengan kuota terbatas.
"Saya mendesak Pertamina dan Pemkab Kapuas Hulu untuk memperbaiki kebijakan. Pemkab Kapuas Hulu cabut Surat Edaran Bupati yang menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15 ribu di pengecer. Karena dengan menetapkan HET, sama saja melegalkan yang ilegal," kata Andi.
Ia juga meminta penyaluran BBM di setiap SPBU diawasi secara ketat, termasuk terhadap jumlah BBM yang keluar melalui setiap nozzle.
Menurut Andi, penyediaan BBM non subsidi di seluruh SPBU dan APMS dapat memberikan alternatif bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi tekanan terhadap kuota BBM subsidi.
Sementara terkait usulan warga agar waktu antrean kendaraan pengecer dibedakan dengan masyarakat umum, Andi mengatakan hal tersebut dapat diterapkan sebagai bagian dari teknis penyaluran.
"Ini teknis penyaluran silakan saja biar tertib atau antre genap ganjil kendaraan, silakan," ujarnya.
Andi menilai pengaturan teknis antrean perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar distribusi BBM tetap tertib dan masyarakat tidak harus menghadapi antrean panjang yang berulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....