Harga Sayur, Daging Ayam Alami Kenaikan, Cabai Keriting tembus 140 ribu

  • 21 Sep 2026 20:06 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Update Harga Komoditas Pangan
  • Harga komoditas di Pasar Flamboyan
  • Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Flamboyan Pontianak, Kalimantan Barat mulai mengalami kenaikan. Kenaikan terjadi pada berbagai jenis sayuran, cabai, hingga daging ayam. Pedagang sayur Pasar Flamboyan, Roni, mengatakan kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas.

Harga kangkung saat ini mencapai Rp40 ribu per kilogram, dari yang biasanya seharga Rp15 ribu per kilogram, sedangkan bayam, sawi keriting, dan sawi manis, dari Rp20 ribu, naik sekitar Rp50 ribu per kilogram. Untuk sawi caisim dan pokcoy, harga mencapai Rp60 ribu per kilogram. Sementara kacang panjang mengalami penurunan dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Harga cabai juga masih tergolong tinggi. Cabai keriting lokal mencapai Rp140 ribu per kilogram, sedangkan Cabai keriting dari Jawa mencapai Rp100 ribu per kilogram. Cabai rawit berada di kisaran Rp120 ribu, dari harga Rp60 ribu per kilogram.

Roni menyebut, pasokan dari luar daerah, khususnya Jawa, masih relatif normal. Namun, pasokan dari sejumlah daerah di Kalimantan Barat mengalami pengurangan. "Kalau barang dari luar daerah sih, dari Jawa normal. Yang kurang dari daerah kabupaten, dari Kalbar, yang kurang barangnya," ujar Roni, kepada RRI.CO.ID, Senin, 21 September 2026.

Menurut Roni, salah satu keluhan petani saat ini berkaitan dengan keterbatasan air untuk menyiram tanaman. "Kalau petani cuma air keluhannya, buat nyiram nggak bisa, nyiram sayur," katanya.

Selain sayuran dan cabai, harga daging ayam potong di Pasar Flamboyan juga mengalami kenaikan. Pedagang ayam, Aspan, mengatakan harga daging ayam saat ini mencapai Rp29 ribu per kilogram. Harga tersebut naik sekitar Rp3 ribu dibandingkan empat hari sebelumnya yang masih berada di angka Rp26 ribu per kilogram.

"Harga daging ayam buat sekarang lagi mulai naik. Empat hari yang lalu masih Rp26 ribu, sekarang sudah Rp29 ribu," kata Aspan.

Aspan mengatakan, kenaikan harga ayam dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya berkurangnya stok ayam. Kondisi ketersediaan air juga disebut menjadi salah satu kendala.

"Faktornya banyak sih, dari stok ayam yang berkurang. Jadi ayam itu mahal, karena minumnya kurang," katanya.

Aspan memperkirakan harga daging ayam masih berpotensi mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan, dengan kemungkinan mencapai sekitar Rp30 ribu per kilogram. Sepengetahuannya, harga tertinggi daging ayam pernah berada di kisaran Rp33 ribu per kilogram.

Baca juga: Kemarau Picu Harga Cabai di Pontianak Tembus Rp130 Ribu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....