Gubernur Kalbar Minta Pj Sekda Perkuat Penanganan Karhutla Mitigasi Bencana

  • 19 Sep 2026 01:06 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kalbar Hendra memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mitigasi bencana. Pesan tersebut disampaikan saat melantik Hendra sebagai Pj Sekda Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat, 18 September 2026.

Ria Norsan mengatakan, Sekda memiliki peran strategis dalam membantu kepala daerah menyusun kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, serta menggerakkan berbagai unsur dalam menghadapi persoalan daerah.

“Tugas seorang Sekda bukan sekadar menjalankan roda pemerintahan di atas kertas, melainkan dituntut untuk menjadi penggerak, pemersatu, serta pelindung bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.

Dalam kondisi Kalbar yang masih menghadapi karhutla dan musim kemarau, Ria meminta Pj Sekda segera memperkuat koordinasi dalam pengendalian titik api dan penanganan dampak asap terhadap kualitas udara.

“Saya harap langkah utama kita ini meliputi pengendalian titik api, menekan dampak asap terhadap kualitas udara, serta aktif mengedukasi masyarakat terkait penjagaan kelestarian lingkungan dan pencegahan kebakaran,” jelasnya.

Selain karhutla, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana dan kekeringan tetap terpenuhi, terutama air bersih dan pangan.

“Pastikan ketersediaan air bersih, mengatasi krisis pangan, serta memitigasi kekeringan hingga ke pelosok pemukiman yang terdampak bencana karhutla dan kekeringan,” tegasnya.

Ria Norsan juga meminta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana lain terus diperkuat. Persiapan infrastruktur drainase, sistem peringatan dini, dan logistik dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan banjir.

Kepada Hendra, Ria berpesan agar segera beradaptasi dengan tugas baru, membangun kepemimpinan yang terbuka, serta merangkul jajaran ASN dan elemen masyarakat.

“Saya berpesan agar Pj Sekda senantiasa berada di tengah masyarakat serta merangkul seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk bergotong royong menyelesaikan setiap tantangan,” katanya.

Menurut Ria, solidaritas dan sinergi perlu diperkuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pada prinsipnya, kepemimpinan ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’ harus senantiasa dipegang teguh oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menghadapi setiap tantangan pembangunan ke depan,” imbuhnya.

Usai dilantik, Pj Sekda Kalbar Hendra S.Sos. menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan efektivitas program dan penanganan berbagai persoalan di daerah.

Hendra menyebut koordinasi dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, termasuk dalam penanganan kebakaran yang masih berlangsung di Ketapang dan Kayong Utara.

“Jadi kita pastikan penanganan musibah kebakaran yang saat ini masih ditangani oleh pihak terkait di daerah Ketapang dan Kayong Utara. Meskipun penanganan tersebut didukung oleh dana BTT (Belanja Tidak Terduga), di mana instansi teknis menjadi penggerak utama, pihak Sekretariat Daerah akan tetap mengoptimalkan koordinasi bersama pemerintah kabupaten setempat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....