444 Hotspot Terdeteksi, namun Sejumlah Wilayah Kalbar Berpotensi Hujan

  • 18 Sep 2026 07:04 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • BMKG Pontianak memprediksikan cuaca di Kalimantan Barat pada Jumat 18 September 2026 akan berawan dengan kabut asap yang mendominasi sejak pukul 07.00 WIB.
  • Prakiraan cuaca berlaku mulai pukul 07.00 WIB dengan kondisi kabut asap diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah Kalimantan Barat pada periode pagi hingga siang hari.
  • Masyarakat Kalimantan Barat perlu mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca dengan visibilitas terbatas akibat kabut asap yang akan menyebar luas di wilayah tersebut.

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Barat pada Jumat, 18 September 2026, umumnya berawan dan diselimuti kabut asap.

Prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB. Pada pagi hingga siang hari, dimana kondisi berawan dengan kabut asap diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.

Dalam Laporan cuaca pada Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at, 18 September 2026, Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Noven, juga memprakirakan adanya potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kabupaten Bengkayang, Landak, Kubu Raya, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Sementara pada malam hingga dini hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

"Pada pagi hingga siang hari ini kami perkirakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat akan dominan berawan, diselimuti dengan kabut asap," ujar Noven.

Sedangkan untuk kondisi angin, BMKG memperkirakan angin dominan bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 10 hingga 35 kilometer per jam.

Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar antara 50 hingga 98 persen.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat terjadi di sejumlah wilayah. Hujan tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang dalam durasi singkat.

Selain prakiraan cuaca, BMKG juga memantau perkembangan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat. Dalam 24 jam terakhir, terdeteksi sedikitnya 444 titik panas.

"Untuk pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir, setidaknya terdeteksi sebanyak 444 titik panas," jelas Noven.

BMKG juga menyebut potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat hingga satu minggu ke depan masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar di sejumlah wilayah.

"Kondisi tersebut terutama berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan, sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran," Tegas Noven.

Informasi mengenai perkembangan cuaca, peringatan dini, dan kondisi atmosfer di Kalimantan Barat dapat dipantau melalui laman resmi BMKG Kalimantan Barat serta media sosial Instagram BMKG Kalbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....