RRI Fest Bagikan 2.000 Masker, Kegiatan Dialihkan Jadi Aksi Sosial

  • 04 Sep 2026 13:00 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – RRI Pontianak membagikan 2.000 masker gratis kepada masyarakat dalam rangkaian RRI Fest 2026 dan peringatan Hari Radio ke-81. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kabut asap yang melanda Kota Pontianak dalam beberapa pekan terakhir.

Koordinator RRI Fest 2026 RRI Pontianak, Mochamad Bayu, mengatakan pembagian masker sebelumnya tidak masuk dalam agenda kegiatan RRI Fest. Namun sejumlah kegiatan luar ruangan terpaksa tidak dapat dilaksanakan akibat kondisi kualitas udara yang tidak sehat.

RRI Pontianak kemudian mengalihkan sejumlah agenda tersebut menjadi kegiatan sosial yang dinilai lebih dibutuhkan masyarakat dalam situasi kabut asap.

“Hari ini baru 2.000 masker yang sudah kita bagikan kepada masyarakat dan dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan Rahadi Usman,” kata Bayu, Jum’at, 4 September 2026.

Pembagian masker dilakukan atas inisiatif RRI Pontianak dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat serta sejumlah mitra, di antaranya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), PT Cita Mineral Investindo Tbk, PT Karya Indah Permata Putri, dan PT KIPP.

Menurut Bayu, anggaran sejumlah kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan, seperti senam bersama dan bazar UMKM, dialihkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sosial.

Para angkawasan RRI Pontianak siap membagikan masker gratis kepada pengendara yang melintas

Selain pembagian masker, RRI Pontianak juga menyiapkan kegiatan sosial lainnya berupa penyaluran air minum gratis ke sejumlah panti jompo dan panti asuhan. Saat ini, panitia masih melakukan pendataan lokasi dan kebutuhan masyarakat yang akan menjadi sasaran penyaluran bantuan.

Bayu mengatakan pengalihan kegiatan tersebut dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi Kota Pontianak yang dilanda kabut asap hampir satu bulan terakhir.

Menurutnya, masker dan air bersih menjadi kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat. Selain kualitas udara yang memburuk, masyarakat juga menghadapi persoalan kualitas air baku yang mengalami perubahan akibat musim kemarau.

“Karena kondisi udara sudah sangat tidak sehat, masyarakat membutuhkan masker. Selain itu, air bersih juga menjadi kebutuhan karena beberapa sumber air sekarang kondisinya sudah payau,” ujarnya.

Melalui pengalihan kegiatan RRI Fest menjadi aksi sosial, RRI Pontianak berharap dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap warga yang terdampak kondisi kabut asap.

Baca juga: Lima Izin Korporasi di Kalbar Dibekukan Terindikasi Bakar Lahan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....