Sudah 127 Kali Donor, Yohanes Ajak Anak Muda Berbagi Darah
- 02 Sep 2026 07:20 WIB
- Pontianak
RRI. CO. ID, Pontianak – Rasa takut terhadap jarum dan proses pengambilan darah kerap menjadi alasan sebagian masyarakat enggan menjadi pendonor. Namun, ketakutan itu tidak lagi dirasakan Yohanes Namara, pendonor sukarela yang hingga kini telah mendonorkan darah sebanyak 127 kali.
Yohanes turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang digelar RRI Pontianak bersama PMI Kota Pontianak dalam rangkaian RRI Fest 2026, Selasa, 1 September 2026. Bagi Yohanes, donor darah bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian untuk membantu sesama yang tengah membutuhkan transfusi darah.
Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu menjadi pendonor sukarela. Menurutnya, setetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.
“Setetes darah itu sangat berguna untuk yang membutuhkan melewati masa sakit. Jadi teruslah mendonor,” kata Yohanes.

Penerima Satyalancana atas dedikasinya sebagai pendonor sukarela ini mengakui rasa takut merupakan hal yang wajar, terutama bagi masyarakat yang belum pernah mendonorkan darah. Namun, menurutnya, ketakutan tersebut akan berkurang setelah seseorang mencoba langsung menjadi pendonor dan memahami proses donor darah.
“Kalau ketakutan itu wajar, setiap orang punya rasa takut. Tapi setelah mencoba tidak ada rasa takut,” ujarnya.
Selama aktif mendonorkan darah, Yohanes mengaku rutin menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum donor. Hingga kini, ia telah 127 kali mendonorkan darah.
Ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik menjadi pendonor sukarela untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah. Menurut Yohanes, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memperluas edukasi donor darah di lingkungan sekolah, terutama bagi pelajar yang telah memasuki usia memenuhi syarat untuk menjadi pendonor.
Ia menilai pendekatan kepada generasi muda dapat dilakukan melalui program jemput bola ke sekolah-sekolah. Ketika seorang pelajar mulai berani mendonorkan darah, pengalaman tersebut dapat mendorong teman-temannya untuk ikut berpartisipasi.
“Kalau ada salah satu yang berhasil mendonor, teman-temannya pasti bilang keren. Jadi yang lain bisa diajak dan tertarik untuk ikut,” katanya.
Melalui pengalaman 127 kali mendonorkan darah, Yohanes berharap semangat berbagi melalui donor darah semakin tumbuh di tengah masyarakat. Baginya, aksi sederhana yang dilakukan secara sukarela dapat menjadi harapan bagi orang lain yang tengah membutuhkan darah.
Baca juga: Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Pendonor di RRI Fest 2026
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....