Kabut Asap Tak Surutkan Antusiasme Pendonor di RRI Fest 2026

  • 01 Sep 2026 13:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kabut asap yang masih menyelimuti Kalimantan Barat tak menyurutkan semangat masyarakat untuk mengikuti aksi kemanusiaan. Berbagai kalangan tetap antusias mendonorkan darah dalam kegiatan bakti sosial RRI Fest 2026 yang digelar RRI Pontianak bersama PMI Kota Pontianak, Selasa, 1 September 2026.

Kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Radio Republik Indonesia itu menargetkan terkumpulnya 100 kantong darah hingga akhir pelaksanaan. Pendonor yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari unsur TNI, Polri, Angkatan Udara, Persit, masyarakat umum, pekerja hingga pengemudi ojek online.

Kepala LPP RRI Pontianak, Budi Suwarno, mengaku sempat khawatir kondisi kabut asap akan memengaruhi jumlah peserta donor darah. Terlebih sejumlah unsur yang diharapkan berpartisipasi tengah menjalankan tugas di tengah situasi tersebut.

Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti. Antusiasme masyarakat justru terlihat dari banyaknya pihak yang bersedia hadir dan berpartisipasi dalam aksi donor darah.

“Awalnya saya merasa mungkin kali ini tidak terlalu banyak peserta donor darah karena petugas ataupun pendonor sedang bertugas. Tapi Alhamdulillah, dari TNI, Polri, Angkatan Udara, bahkan Ibu Persit dan kalangan ojek online mau dan bersedia hadir untuk mendonorkan darahnya,” ujar Budi.

Ia berharap target 100 pendonor dapat tercapai sehingga darah yang terkumpul mampu membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi masyarakat di Kota Pontianak maupun Kalimantan Barat. Menurut Budi, donor darah merupakan kegiatan rutin dalam rangkaian RRI Fest. Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan bentuk kepedulian sosial RRI terhadap kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua PMI Kota Pontianak, Multi Juto Batararendro, mengapresiasi kolaborasi RRI Pontianak dalam membantu PMI memenuhi kebutuhan stok darah di tengah tingginya permintaan.

Kepala LPP RRI Pontianak Budi Suwarno menerima Piagam Penghargaan dari PMI Kota Pontianak

Menurutnya, kondisi kabut asap tidak memengaruhi pelaksanaan donor darah. PMI bahkan telah menyiapkan sejumlah agenda donor sepanjang September untuk menjaga ketersediaan stok.

Setiap hari, kebutuhan darah di Kota Pontianak mencapai sekitar 100 hingga 200 kantong. Kebutuhan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan transfusi, tetapi juga untuk penyandang thalasemia yang memerlukan transfusi secara rutin.

“Bersyukur di Kota Pontianak cukup banyak pendonor sukarela yang sewaktu-waktu dapat mendonorkan darahnya jika dibutuhkan,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi darah PMI tidak hanya melayani kebutuhan di Kota Pontianak, tetapi juga disalurkan ke sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Saat ini, pemenuhan kebutuhan kantong darah di Kota Pontianak baru mencapai sekitar 85 persen dari target. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah masih sangat dibutuhkan.

Antusiasme pendonor di tengah kabut asap dalam RRI Fest 2026 menjadi bukti bahwa aksi kemanusiaan tetap berjalan, sekaligus membantu menjaga ketersediaan darah bagi warga yang membutuhkan.

Sebagai penutup kegiatan pembukaan donor darah RRI Fest 2026, RRI Pontianak dan PMI Kota Pontianak juga melakukan penandatanganan kerja sama. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala LPP RRI Pontianak Budi Suwarno dan Wakil Ketua PMI Kota Pontianak Multi Juto Batararendro sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan dan pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat.

Baca juga: Driver Ojol Pontianak Ramaikan Donor Darah Rangkaian RRI Fest 2026

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....