Kolaborasi Karang Taruna dan Pengusaha Bantu Warga Kayong Utara Atasi Krisis Air

  • 04 Sep 2026 12:48 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kayong Utara - Karang Taruna Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat bersama Grand Master Konveksi menyalurkan sebanyak 22.000 liter air bersih secara gratis kepada masyarakat yang akan direalisasikan di 15 titik, untuk menanggulangi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Aksi sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

‎‎Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Kayong Utara, Budi Utomo, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kontribusi aktif organisasi kepemudaan tersebut dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi krisis air. ‎“Ini merupakan bentuk kontribusi aktif Karang Taruna kepada masyarakat, terutama di tengah krisis air yang sedang melanda,” kata Budi, Jumat 4 September 2026.

‎‎Menurutnya, Karang Taruna tidak hanya berperan dalam kegiatan kepemudaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.

‎‎Sementara itu, Owner Grand Master Konveksi, Hendri Gunawan, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam aksi tersebut merupakan bagian dari kepedulian dunia usaha terhadap kondisi masyarakat.

‎‎Ia menilai para pengusaha memiliki ruang yang besar untuk ikut berkontribusi dan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial. ‎“Ini juga merupakan kesempatan bagi pengusaha untuk berderma dan mengabdi kepada masyarakat,” ujar Hendri.

‎‎Hendri berharap aksi tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk ikut bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih.

‎‎Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sutera, Rosmiadi Effendi. Ia mengapresiasi kepedulian Karang Taruna Kayong Utara bersama Grand Master Konveksi yang turun langsung membantu kebutuhan dasar masyarakat.

‎‎Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat berarti bagi warga, khususnya di tengah kondisi keterbatasan sumber air. ‎Ia berharap kolaborasi antara organisasi kepemudaan, dunia usaha dan pemerintah desa dapat terus terjalin dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial.

‎‎Penyaluran 22.000 liter air bersih ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam merespons persoalan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketika terjadi krisis air bersih.

Baca juga: RRI Fest Bagikan 2.000 Masker, Kegiatan Dialihkan Jadi Aksi Sosial

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....