Pasis Sesko TNI Perkuat Kesiapsiagaan Babinsa Hadapi Karhutla Kalbar
- 02 Sep 2026 18:57 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Tim Penyuluh Pasis Sesko TNI menyelenggarakan kegiatan penyuluhan di Kodim 1202/Singkawang pada 2 September 2025 untuk memperkuat kesiapsiagaan Babinsa menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
- Kegiatan penyuluhan melibatkan personel Kodim dan pemangku kepentingan pemerintahan terkait sebagai langkah proaktif dalam memitigasi risiko bencana alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
- Fokus utama adalah meningkatkan kapasitas Babinsa dan personel teritorial dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.
RRI.CO.ID, Pontinak - Tim Penyuluh Pasis Sesko TNI memperkuat kesiapsiagaan Babinsa menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Kegiatan penyuluhan digelar di Kodim 1202/Singkawang, jajaran Kodam XII/Tanjungpura, Rabu, 2 September 2026, dengan melibatkan personel Kodim dan pemangku kepentingan pemerintahan terkait.
Penyuluhan tersebut menjadi langkah proaktif dalam memitigasi risiko bencana alam sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kalimantan Barat.
Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kapasitas Babinsa dan personel teritorial dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Kalimantan Barat memiliki kawasan hutan dan lahan gambut yang luas sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap Karhutla, terutama saat musim kemarau. Brigjen TNI A. Benny Sarana menegaskan, penanganan Karhutla tidak boleh dipandang sebagai tugas rutin, tetapi tanggung jawab bersama.

Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas karena Babinsa memiliki posisi strategis dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
“Pencegahan adalah kunci utama. Para Babinsa di lapangan merupakan ujung tombak untuk mengedukasi masyarakat dan melakukan deteksi dini,” tegasnya.
Ia meminta seluruh unsur terkait bergerak cepat dan memperkuat sinergi agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran yang meluas dan merugikan masyarakat.
Dalam penyuluhan, Pasis Sesko TNI memberikan materi mengenai deteksi dini dan pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah rawan Karhutla.
Babinsa juga didorong melakukan pemetaan wilayah rawan serta mengoptimalkan teknologi informasi dan aplikasi pemantauan satelit untuk mendeteksi titik panas secara cepat.
Selain pemantauan, patroli terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat peduli api dinilai penting untuk mencegah pembakaran lahan secara sembarangan.
Kesiapan personel dan peralatan pemadam turut menjadi perhatian, termasuk ketersediaan sumber air serta kemampuan melakukan respons cepat ketika titik api ditemukan.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Kodim di wilayah Kodam XII/Tanjungpura diharapkan memiliki persepsi dan kesiapsiagaan yang sama dalam menghadapi Karhutla serta mendukung upaya pemerintah daerah mewujudkan Kalimantan Barat bebas asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....