PT CMA Perkuat Penanganan Karhutla Bersama Pemerintah dan Aparat di Melawi

  • 11 Sep 2026 16:21 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Melawi - Kebakaran hutan dan lahan di Melawi mendorong perusahaan, pemerintah, dan aparat memperkuat penanganan hingga tingkat desa. PT Citra Mahkota atau PT CMA bersama Wakil Bupati Melawi Malin dan Ketua Satgas Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI Luqman Arif, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak kebakaran di Kecamatan Ella Hilir dan Menukung, Kamis, 10 September 2026.

Peninjauan melibatkan sekitar 35 peserta, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Melawi, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, kepala desa, serta jajaran PT CMA. Tim mengecek kondisi kawasan yang terbakar di dalam konsesi perusahaan sekaligus mengevaluasi langkah penanganan dan kesiapan menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Dokumen Kunjungan PT CMA, Wkil Bupati dan Ketua Satgas Karhutla di likasi Karhutla Kecamatan Ella Hilir dan Menukung, Kamis, 10 September 2026 ( Foto : PT Citra Mahkota).

Selain melihat lokasi terdampak, rombongan juga berdiskusi dengan pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi pencegahan dan pemadaman kebakaran sejak dini. Dukungan penanganan kemudian diperkuat PT CMA melalui penyerahan mesin pompa air beserta perlengkapannya kepada Desa Sungai Mentoba dan Desa Nanga Keruap.

Bantuan tersebut diharapkan mempercepat respons masyarakat ketika api muncul, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan desa dalam menghadapi ancaman karhutla. Estate Manager PT Citra Mahkota, Mansur menegaskan, pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, karena kebakaran tidak dapat ditangani secara sendiri-sendiri.

“Kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan dari ancaman karhutla," ujarnya.

Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memastikan sarana pemadaman tersedia dan dapat digunakan secara cepat ketika terjadi kebakaran di lapangan. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap dukungan pengendalian karhutla yang telah tersedia di wilayah Ella Hilir dan Menukung.

PT CMA menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk memperkuat pencegahan serta penanggulangan karhutla. Upaya tersebut diarahkan untuk menekan risiko meluasnya kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Karhutla Ancam Rumah Warga, Tim Gabungan Bergerak Cepat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....